Anjing Siberian Husky : Ciri, Perawatan, Cara Mengawinkan

23

Anjing Siberian Husky – Pernah nonton film dengan setting tempat kutub utara atau selatan? Pasti nggak asing lagi kan dengan anjing berbulu lebat mirip dengan serigala yang menarik kereta luncur.

Biasanya banyak sekali film anak-anak yang menceritakan anjing penarik kereta luncur. Anjing Siberian Husky namanya adalah jenis anjing yang banyak menarik kereta luncur di Kutub Utara.

Anjing-anjing sangat sering dijadikan ide cerita dalam film, karena memang ada banyak cerita tentang mereka. Mau tahu seperti apa karakter dan asal usul si anjing bermata biru ini? Yuk baca sampai akhir.

Asal Usul Anjing Siberian Husky

Asal Usul Anjing Siberian Husky

Bagi suku Chukchi yang mendiami Siberia, anjing adalah hewan peliharaan yang sangat penting dalam kehidupan. Bukan dijadikan sebagai pet saja tetapi juga untuk menarik kereta luncur, menggembala rusa hingga hewan penjaga.

Alat transportasi suku ini adalah kereta luncur yang hanya bisa ditarik oleh Siberian Husky yang memiliki kecepatan tinggi. Tubuhnya kuat mampu menarik kereta luncur yang terbuat dari kayu.

Selama bertahun-tahun suku Chukchi memelihara anjing Siberian Husky karena kehidupan mereka yang keras, anjing penjaga ini sangat membantu. Lama kelamaan, Siberian Husky tak hanya dijadikan hewan peliharaan saja tetapi juga hewan untuk adu balap.

Sang anjing yang terkenal kuat pun dipaksa untuk berlari bermil-mil jauhnya, dan akhirnya namanya terkenal di banyak negara pada tahun 1925. Siberian Husky, sangat terkenal di kota Nome di mana pada saat itu terdapat Demam Difteri.

Baca Juga  Anjing Bulldog: Jenis, Ciri dan Cara Merawatnya

Pada saat virus melanda, anjing ini merupakan penolong yang sangat berjasa. Mereka bisa berlari untuk mengantarkan obat ketika alat transportasi lainnya tidak bisa berjalan di tengah tumpukan salju dan badai.

Hingga pada akhirnya banyak masyarakat yang tertolong dari obat-obatan yang diantarkan oleh sang anjing. Asal usul anjing Siberian Husky pun berlanjut ke Angkatan Darat pada Perang Dunia II.

Mereka menarik kereta luncur untuk para tentara sebagai unit penyelamat di wilayah bersalju. Orang yang pertama kali membawa Siberian Husky adalah pedagang bulu di Malmute untuk ras Arktik.

Pada tahun 1930, ia diperkenalkan ke dunia oleh AKC atau American Kennel Club. Mulai dari sinilah si anjing yang berperawakan kuat dan larinya sangat kencang ini banyak dikenal di dunia.

Karakteristik dan Harga Siberian Husky

harga siberian husky

Paras dari SIberian Husky sangat anggun, atletik dan memiliki ketahanan diri yang sangat kuat. Anjing ini sangat suka bekerja dan memiliki kepribadian anjing pemenang dan cukup untuk menjadi seorang alpa atau pemimpin.

Walaupun mereka adalah jenis anjing yang memiliki energi tinggi dan cukup galak, namun anjing ini akan sangat baik apabila dipelihara penuh perhatian. Husky memiliki masa hidup paling lama 12 hingga 15 tahun apabila dipelihara dengan baik.

Jika dilihat dari segi fisiknya, anjing jantan bisa memiliki tinggi 54 hingga 60 cm dan berat 20 hingga 27 kg. Sedangkan anjing betinanya berukuran 50 hingga 56 tahun dengan berat 16 hingga 23 kg.

Berasal dari Siberia, anjing ini memiliki varian bulu yang beragam seperti putih, hitam, belang-belang, coklat kemerahan, abu-abu dan agouti. Karakteristik dari Husky sebenarnya lembut dan penuh kasing.

Mereka bukan tipe anjing pengawas seperti herder atau pitbull. Keunikannya sifatnya adalah ketika ia tidak bertemu dengan tuan yang memiliki jiwa kepemimpinan mereka bisa jadi sangat nakal.

Latihan yang intens pun perlu dilakukan supaya mereka menjadi anjing yang penurut. Hal ini disebabkan karena di alam liar, naluri anjing yang hidup berkelompok. Mereka akan mencari pack leader yang bisa membuat mematuhi peraturan.

Baca Juga  Anjing Shih Tzu : Sejarah, Kepribadian dan Cara Merawatnya

Maka jika berencana untuk memelihara Husky harus bisa memperlihatkan sikap kepemimpinan. Sehingga Husky lebih mudah untuk dilatih dan menjadi anjing yang penurut.

Karakter lain Husky yang harus diperhatikan mereka memiliki jiwa untuk menarik kereta luncur. Jadi mereka sangat suka berkeliaran, mereka juga bisa menjadi teman hidup yang baik.

Harga Siberian Husky sendiri bervariasi tergantung dengan usia dan jenisnya. Untuk harga Siberian Husky anakan stambum dijual dengan harga 4 juta ke atas. Sedangkan untuk non stambum anakan adalah 1 juta lebih.

Khusus untuk anjing Husky stambum dewasa di harga mulai dari 5 juta rupiah. Sedangkan untuk Husky non stambum dewasa hanya 2 juta rupiah. Baik anjing Husky stambum dan non stambum cara perawatannya kurang lebih sama.

Variasi dan Perbedaan Anjing Siberian Husky dengan Alaskan Malamute

Perbedaan Anjing Siberian Husky dengan Alaskan Malamute

Berbicara soal variasi, Anjing Siberian Husky bisa dibedakan sesuai dengan warna bulunya. Bentuk bulunya yang sangat fluffy ini merupakan hasil persilangan dari ras Artic.

Anjing yang biasanya disilangkan untuk mendapatkan ras Siberian adalah Alaskan Malamute dengan Samoyed. Tak heran jika ciri dari kedua jenis anjing tersebut sering ditemukan pada Husky.

Karena bentuk fisiknya yang hampir mirip, kamu yang mungkin saja hendak membeli Husky harus tahu apa perbedaannya dengan Malamute. Supaya tidak salah membeli, berikut ini beberapa perbedaan yang bisa diperhatikan.

1. Soal Kecepatan dan kekuatan

Husky adalah jenis anjing yang bisa berlari kencang, hanya saja mereka tidak bisa menarik beban yang terlalu berat. Hanya beberapa beban ringan saja yang bisa mereka taruk seperti kereta selunjur yang berisi obat-obatan.

Apabila anjing menarik orang dengan kereta luncur, biasanya harus menggunakan beberapa ekor. Berbeda dengan Husky, Alaskan Malamute justru memiliki kecepatan yang lambat.

Malamute juga bisa membawa beban yang lebih berat karena perawakannya yang lebih besar. Namun anjing ini tak bisa digunakan untuk menarik kereta luncur karena jalannya lambat.

2. Postur tubuh

Apabila dilihat dari ciri fisiknya, Husky memiliki bentuk kaki yang lebih kecil. Bentuk badannya juga kurus disebabkan tulangan yang kecil. Walaupun begitu, bulunya yang sangat lebat memperlihatkan kesan besar jika dilihat sekilas.

Sedangkan Malamute, memiliki postur tubuh lebih ideal, yaitu gagah dan lebih besar. Tulang anjing ini lebih besar sehingga tampak seperti monster ketika memasuki usia dewasa.

3. Bentuk wajah

Ciri fisik lainnya adalah mimik wajah, Husky memiliki wajah yang selalu tampil ceria. Mereka memiliki varian mata coklat, biru dan hijau. Ada juga yang memiliki warna mata berbeda.

Mimik dari Malamute berbeda, ia menampakkan wajah yang lebih dingin dan seperti tidak peduli dengan keadaan sekitar. Walaupun begitu, mereka tetap saja menggemaskan.

Warna mata dari Malamute adalah coklat seperti biji almond. Jenisnya tidak memiliki warna mata hijau dan biru atau bahkan warna mata yang berbeda.

4. Bentuk kepala dan telinga

Husky memiliki bentuk kepala yang lebih kecil mengingat ukuran tulangnya yang tidak terlalu besar. Bagian telinganya memiliki jarak yang lebih dekat dan bentuknya menjulang tinggi ke atas.

Malamute memiliki bentuk kepala yang lebih besar dan berisi karena bulu. Bentuknya sendiri menyerupai beruang atau serigala. Benar saja, karena anjing ini memiliki ukuran tulang yang lebih besar.

Telinga Malamute jaraknya lebih jauh sedikit sehingga terlihat space pada bagian kepalanya. Ini juga yang membuat bentuk kepala tampak lebih besar.

Baca Juga  Anjing Pug: Sejarah, Ciri dan Cara Merawatnya

5. Jenis bulu

Perbedaan juga bisa dilihat dari bulu mereka. Bulu Husky lebih lebat dan variasi cowoknya juga beragam. Berbeda sekali dengan bulu dari Malamute yang tidak beragam.

6. Karakteristik sifat

Bagi Husky lingkungan baru bukanlah suatu masalah karena mereka pandai bergaul. Mereka tidak sulit untuk mengenali lingkungan baru, orang baru bahkan hewan lainnya.

Memelihara Malamute lebih sulit karena mereka tidak mudah untuk beradaptasi. Malamute tidak suka lingkungan baru dan segan untuk bertemu atau berkenalan dengan hewan lainnya. Khususnya hewan dengan jenis kelamin sama.

6. Bentuk ekor

Kebanyakan anjing bisa dilihat dari bentuk ekornya untuk mengetahui mood mereka. Husky justru sebaliknya, lebih sulit mengetahui mood mereka karena apapun aktivitas yang dilakukan ekor akan menjuntai ke bawah.

Sedangkan untuk Malamute, mereka akan menaikkan ekor ketika senang. Bentuknya melengkung ke atas seperti anjing kebanyakan.

Perawatan Siberian Husky

Perawatan Siberian Husky

Apakah anjing yang memiliki habitat dengan iklim dingin cocok dipelihara di iklim tropis? Pertanyaan ini seringkali muncul bagi mereka yang belum berpengalaman. Kondisi bulu Husky yang lebat kurang cocok dengan iklim tropis yang panas.

Namun dengan perawatan yang benar, anjing Siberian Husky cukup cocok untuk dipelihara di Indonesia yang notabene beriklim tropis. Perawatan antara anakan Husky dengan usia dewasa pun berbeda.

Perawatan Anakan Siberian Husky

Merawat hewan peliharaan dari kecil lebih mudah ketimbang hewan dari usia dewasa. Usia anakan lebih mudah diajari sehingga kamu tidak kesulitan jika memang anjing ingin diperlombakan.

Cara merawat dimulai dari pemilihan pakan yang berkualitas dan cukup sering karena mereka masih dalam tahapan pertumbuhan. Anak anjing lebih baik diberi makan tiga kali sehari.

Jumlah makanan bisa dikurangi ketika anakan memiliki usia di atas tiga bulan. Pengurangannya dilakukan hingga dua kali sehari saja. Perlu juga diperhatikan, dalam usia anakan Husky rentan sakit.

Asupan makanan harus dijaga dan lakukan pencegahan agar anjing tidak makan sembarangan. Efek yang buruk bisa langsung muncul adalah bulu rontok. Soal bulu, bisa disikat dengan sikat lembut dengan rutin.

Anakan Husky tidak perlu dimandikan karena mereka bisa kedinginan. Untungnya, Husky adalah jenis anjing yang tidak mudah bau. Jadi jadwal mandi tidak terlalu sering. Ditambah lagi mereka bisa memandikan bulunya sendiri.

Selama anjing tidak memiliki kutu dan jamur, artinya mereka lebih sehat. Selain bulu, bagian tubuh lain yang harus diperhatikan adalah kuku. Anakan Husky harus dipotong kukunya dengan rutin untuk menjaga kebersihannya.

Memotong kuku Husky harus diperhatikan supaya tidak terkena pembuluh darahnya. Sehingga pemotongan harus hati-hati dan tidak terlalu dalam. Perhatikan juga soal mata yang sering jadi penyakit.

Ada banyak kasus penyakit mata yang sering terjadi pada anakan Husky seperti katarak, atrofi retina progresif dan distrofi kornea. Akan lebih baik jika melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter.

Perawatan Siberian Husky Dewasa

Perawatan Siberian Husky Dewasa

Proses perawatan anjing dewasa hampir tidak terlalu jauh dengan anakan Husky. Beberapa yang harus diperhatikan adalah tempat tinggal yang memiliki suhu lebih dingin. Akan lebih baik jika terdapat pendingin udara.

Ruang tinggal juga sebaiknya lebih luas, karena Husky sangat suka berlari. Setidaknya rumah memiliki halaman untuk mereka bermain. Khusus makanan, mereka harus mendapatkan makanan berprotein tinggi.

Kandungan vitamin E yang tinggi juga dibutuhkan untuk menjaga bulu tidak mudah rontok. Pemberian pakan yang tepat adalah dua kali sehari. Dan pakan yang baik sebaiknya di beli di pet shop daripada harus membuatnya sendiri.

Anjing dewasa juga harus rutin diberikan vaksin agar daya tahan tubuhnya meningkat. Anjing jadi tidak mudah terserang penyakit virus serta bakteri. Vaksin rutin biasanya dilakukan dua kali dalam setahun.

Selain vaksin, pemberian vitamin juga baik untuk membuat anjing semakin sehat. Khususnya untuk mata dan kuku anjing. Husky dewasa juga harus dimandikan dengan rutin.

Kamu bisa memandikannya sendiri atau ke salon hewan. Jadwal memandikan yang normal adalah dua kali sebulan supaya terbebas dari serangan kutu dan jamur.

Baca Juga  Jenis Anjing: Cara Perawatan dan Memilih Makanannya

Jika ingin dimandikan sendiri ada beberapa hal yang wajib diperhatikan yaitu shampo khusus anjing, air dingin yang mengalir dan pengeringan harus dengan hairdryer.

Jangan lupa untuk menyisir bulunya yang panjang agar tidak kusut. Proses pemotongan kuku juga harus dilakukan rutin, biasanya sebelum mandi. Jika anjing terawat maka bulunya tak mudah rontok dan sakit.

Untuk aksesoris anjing yang digunakan juga harus dijaga kebersihannya. Contohnya saja tali kekang harus dicuci dengan rutin, apalagi jika sudah kotor. Kandang, tempat makan dan minum juga harus bersih.

Menjaga tempat tinggal menjadi bersih adalah salah satu langkah menjaga kebersihan agar terbebas dari kotoran. Soal teritori anjing jantan juga harus diperhatikan, karena mereka pasti akan meninggalkan urine.

Tips Melatih Anak Siberian Husky

Tips Melatih Anak Siberian Husky

Pada dasarnya anjing Siberian Husky adalah jenis anjing yang pintar dan mudah dilatih, walaupun kemampuannya tidak sepintar Golden Retriever. Lebih mudah untuk melatih anakan anjing daripada anjing dewasa.

Mengapa Siberian Husky perlu dilatih? Tujuannya agar mereka tidak bermalas-malasan dan tidak ganas. Jadi akan lebih baik untuk melatihnya agar menjadi teman hidup yang akrab.

Supaya mudah dan cepat, ada beberapa tips untuk bisa melatih anakan Siberian Husky sendiri sebagai berikut ini:

1. Menunjukkan diri sebagai pemimpin

Sifat asli Siberian Husky aslinya adalah anjing yang keras kepala, jadi akan lebih baik jika kamu menunjukkan sifat kepemimpinan. Terapkan beberapa aturan dengan tegas agar anjing bisa mematuhinya.

Beberapa situasi yang perlu kepemimpinan adalah ketika ketika mereka mulai melompat, menggigit hingga menggali-gali. Tak perlu segan untuk menunjukkan sifat dominasi ketika anjing mulai bertingkah.

Karena anjing akan patuh jika dimarahi dan diberikan penjelasan akan posisinya. Supaya nantinya anjing tidak menjadi nakal dan keras kepala.

2. Memberikan hadiah pada sikap baik

Cara lain untuk melatih adalah memberikan hadiah ketika mereka bisa bersikap baik. Ini adalah salah satu aturan yang harus diterapkan tuannya kepada anjing Siberian Husky.

Kamu harus bisa mengarahkan perilaku buruk menjadi baik. Jika mereka berhasil melakukannya, kamu bisa memberikannya snack sebagai hadiah. Pelatihan juga bisa dilakukan dengan sederhana.

Misalnya membuat jadwal latihan dengan perintah sederhana yang bisa mereka ikuti. Selama mereka bisa mengikuti peraturan dengan baik, maka Anda bisa memberikannya snack.

Baca Juga  Kucing Jawa: Ciri, Sifat dan Cara Perawatannya

3. Membuat disiplin tanpa kekerasan

Banyak sekali orang yang tidak sabar dengan proses pelatihan yang tidak sebentar. Tapi melatih dengan kekerasan seperti memukul adalah sebuah kesalahan besar. Anjing yang belum jinak bisa saja menggigit dan hanya akan menyakiti satu sama lain.

Untuk bisa melatih tanpa kekerasan bisa dengan memberikan ketegasan seperti kata ‘’jangan’’ atau ‘’stop’’. Justru dengan cara tersebut kepemimpinan yang tegas akan dirasakan oleh anjing.

Apabila anjing bersikap keras kepala, sebaiknya pisahkan terlebih dahulu dengan hewan atau manusia. Menempatkannya pada tempat isolasi adalah langkah yang lebih tepat.

Makanan dan Nutrisi yang Harus Dipenuhi

Makanan siberian husky

Anjing adalah hewan karnivora termasuk anjing Siberian Husky. Khusus untuk makanannya tidak perlu membuat sendiri karena sudah bisa dibeli di pet shop. Ada makanan kering dan basah.

Namun supaya tidak salah pilih dan menyamakan dengan anjing lokal, maka jenis makanan yang diberikan harus lebih diperhatikan. Anjing tidak boleh memakan yang mengandung protein saja tetapi nutrisi lainnya juga harus dijaga.

Berikut ini tips dalam memilih makanan yang nutrisinya memenuhi standar yang dibutuhkan.

1. Daging

Husky membutuhkan daging dan ada banyak jenis daging yang bisa diberikan. Seperti daging domba, sapi dan juga ayam. Hanya saja masing-masing jenis daging memiliki jumlah protein yang berbeda.

Daging ayam kandungan protein serta lemak yang tinggi, jadi harus dibatasi pemberiannya.

2. Jumlah daging

Bukan hanya jenisnya, jumlah yang diberikan harus diperhatikan. Khusus anjing yang Siberian Husky, jumlah makanan tidak perlu terlalu banyak. Mereka akan terus makan apa yang diberikan.

Oleh karena itu akan lebih aman jika hanya memberikan makanan yang dibatasi. Karena jika berlebihan mereka sangat mudah sakit perut.

3. Jumlah nutrisi

Nutrisi anjing Husky berbeda dengan jenis yang lainnya. Dengan menjaga jumlah nutrisi ini maka anjing akan lebih sehat dan tak mudah sakit. Makanan juga harus mengandung vitamin E tinggi yang sangat bagus untuk kulit mereka.

Selain itu vitamin E sangat bagus untuk pertumbuhan bulu mereka. Anjing jadi lebih sehat dan tidak mudah rontok bulunya.

Cara Mengawinkan Anjing Siberian Husky

Cara Mengawinkan Anjing Siberian Husky

Anjing Siberian Husky yang sudah dewasa pasti akan masuk masa kawin. Dalam prosesnya juga tidak boleh sembarangan. Kamu harus tahu kapan anjing siap kawin dan proses lengkapnnya.

Agar tidak salah, berikut ini beberapa tips yang bisa diikuti saat kamu hendak mengawinkan anjing Siberian Husky.

1. Kapan anjing siap dikawinkan

Kesiapan anjing sebelum dikawinkan harus di cek terlebih dahulu.Cara mengetahuinya adalah dengan menghitung usianya. Untuk anjing betina, usia yang tepat adalah 18 bulan.

Sedangkan anjing jantan di usia 1,5 tahun, baru mereka siap dikawinkan. Jarak kawin hingga melahirkan bagi anjing betina yang baik adalah 4 hingga 6 tahun.

Baca Juga  Vaksin Kucing: Jenis, Manfaat, Efek Samping dan Harganya

2. Perawatan kesehatan

Selama proses perkawinan, anjing harus dicek kesehatannya. Apalagi jika anjing hendak dikawin silangkan. Hal pertama yang harus dicek adalah memeriksa displasia pinggul. Apakah terdapat penurunan fungsi pada sendi pinggul.

Biasanya hal ini terjadi pada anjing yang ukurannya lebih besar. Jika anjing memiliki masalah ini maka sebaiknya tidak dikawinkan. Pemeriksaan kedua adalah pendengaran anjing.

Berbahaya sekali jika keturunan anjing tuli, maka pemeriksaan Brainstem Auditory Evoked Response sangat dibutuhkan. Pemeriksaan Brucellosis juga diperlukan karena penyakit ini bisa mengakibatkan kematian pada anjing yang baru saja dilahirkan.

Masuk ke proses pengawinan lebih sulit dilakukan pada anjing yang baru pertama kali melakukannya. Perlu bantuan agar anjing naik ke punggung betina. Selain itu mulut anjing betina harus diikat agar tidak menggigit si jantan.

Posisi juga harus ditahan sehingga tidak banyak berubah. Ketika testis anjing membesar dan mengunci lubang rahim betina maka tunggu prosesnya sebentar. Jika sudah selesai, maka kaki belakang anjing betina harus diangkat agar sperma tidak keluar lagi.

Tapi jika anjing sudah terbiasa dengan proses kawin, maka selanjutnya mereka tidak membutuhkan bantuan. Kamu bisa membiarkan mereka dalam satu ruang saja.

Comments

0 comments

Leave A Reply

Your email address will not be published.