Ayam Bangkok Super

Ayam Bangkok Super : Sejarah, Ciri, dan Pembudidayaannya

Posted on

Ayam Bangkok Super – Bagi Anda pecinta hewan ternak terutama ternak unggas, nama ayam bangkok super tentu sudah tidak asing di telinga. Ayam ini dijuluki sebagai ayam jagoan sebab sering digunakan warga saat acara sabung ayam. Potensinya dibanding dengan ayam ras jenis lain adalah kualitas bibit ayam yang banyak dicari.

Untuk memperoleh bibit ayam bangkok yang berkualitas, perlu dilakukan beberapa cara budidaya yang tepat agar hasilnya sesuai harapan.

Cara budidayanya juga perlu memperhatikan dari bagaimana karakteristik ras ayam Bangkok tersebut, sehingga hasilnya bagus dan diharapkan nantinya nilai jualnya tinggi.

Sejarah Ayam Bangkok

Sejarah Ayam Bangkok

Asal usul ayam bangkok ini berawal ketika masa peradaban Kerajaan Cina, dipertemukanlah ayam kampungnya dengan jenis ayam jago negara lain. Pertemuan ayam dari Cina bersama ayam jago dari India, Laos, Vietnam, dan Thailand tersebut bertujuan untuk mendapatkan ayam paling tangguh.

Sekitar satu abad lalu, Thailand berhasil mendapat ras ayam jago baru yang kuat dan tangguh yang dijuluki dengan King’s Chicken.

Dari situlah, banyak pedagang China berlomba untuk menyilangkannya dengan ayam asli Cina. Hasil yang diperoleh dari persilangan ini yaitu ras ayam petarung yang gagah dan tangguh.

Baca Juga  Cara Beternak Ayam Mutiara agar Berhasil untuk Wirausaha

Sama halnya dengan Cina, penyebaran ras ayam bangkok di Indonesia juga diperoleh dari hasil persilangan dengan ayam lokal. Ras ayam bangkok di Indonesia pertama kali dikenal di Kota Tuban, Jawa Timur, yang disebut ayam bangkok super dengan ciri yang hampir mirip dengan King’s Chicken.

Budaya sabung ayam yang dilakukan dari jaman kerajaan hingga saat ini membuat ayam bangkok masih banyak diminati masyarakat. Oleh sebab itu, peluang usaha sebagai peternak ayam petarung jenis Ayam ini menjanjikan dengan mengenali ciri dan memperhatikan cara budidayanya.

Ciri dan Karakteristik Ayam Bangkok Super

Ciri dan Karakteristik Ayam Bangkok Super

Bentuk tubuh ayam ini tegap dan struktur tulangnya tebal pada semua bagian. Paha ayam bangkok mempunyai tulang yang besar sehingga kuat dalam berpacu saat tarung. Leher panjang yang bertulang rapat di antara badan juga menjadi kekuatan dari ayam bangkok ini untuk kekuatan tenaganya.

Bentuk kepala ayam ini berukuran besar, tegap, dan berbentuk buah pinang dengan jengger di atas kepalanya. Jengger ini berwarna merah seperti bentuk rose yang teksturnya tidak begitu kaku. Paruhnya tebal, berukuran panjang dan berwarna kuning, sehingga membuat ayam terlihat lebih gagah.

Jika dipandang secara langsung, mata ayam bangkok ini terlihat cerah dan garang dengan warna sekeliling retina mata yang sama seperti paruh dan kakinya. Mata yang garang akan membuat ayam bangkok ini terlihat percaya diri menghadapi situasi. Warnanya sama dengan warna kaki dan paruhnya.

Baca Juga  12 Jenis Pakan Ayam Petelur dan Kisaran Harganya

Mata ayam bangkok ini yang baik adalah retina dan sekitar matanya bersih serta tidak ada bercak atau cacat. Ukuran retina yang kecil dianggap mempertajam penglihatan ayam dan semakin menunjukkan keberanian dari ayam bangkok tersebut dan menunjukkan kualitas dari ayam tersebut.

Kaki ayam berbentuk bulat, terlihat kering, dan berwarna kuning seperti paruhnya. Ukurannya yang cukup panjang dan besar menambah ketegapan dari postur tubuh ayam tersebut. Jari yang dimiliki ayam Bangkok ini cukup panjang dan kuat dengan kuku yang tajam layaknya pembunuh saat bertarung.

Cara Budidaya Ayam Bangkok Super

Cara Budidaya Ayam Bangkok Super

Induk ayam ini dapat dengan mudah diperoleh di pasaran seperti pasar burung dengan memperhatikan kualitas sesuai ciri yang bagus. Lahan untuk tempat tinggal, bahan dan posisi kandang, serta saluran air juga penting diperhatikan karena berkaitan dengan masalah kotoran ayam nantinya.

Faktor keberhasilan lain dalam usaha budidaya ayam ini yaitu makanan dan nutrisi yang diberikan. Untuk bibit ayam yang masih berusia belia 1-2 hari, ayam hanya perlu diberi air saja. Namun, ketika sudah lewat 2 hari, dapat diberi pakan berupa pur secukupnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ayam.

Nutrisi tambahan pada ayam yang sudah berumur 1 sampai 4 bulan dapat dibuat dari campuran susu bubuk bayi dan pakan berupa pur dengan perbandingan 1:5. Pemberian nutrisi tambahan tersebut secukupnya saja sesuai kebutuhan dengan tujuan menumbuhkan beberapa bagian dari tubuh ayam.

Baca Juga  Yuk Budidaya Udang Vaname, Untungnya Bisa Sampai Milyaran

Setelah berumur 3 minggu, bulu ayam sudah tumbuh cukup lebat sehingga harus dicabut atau dipotong agar tidak menyerap banyak asupan. Pencabutan bulu ayam secara intensif juga dilakukan di umur 2 hingga 6 bulan, terutama di bagian leher dan punggung saat mereka sedang lincah-lincahnya.

Perawatan lain yang harus diberikan adalah rutin memandikan ayam dan membersihkan tempat tinggal ayam tersebut. Selain itu, ayam perlu diberi waktu bebas beberapa menit untuk keluar sekitar kandang agar tidak stress, dengan tetap mengawasinya dari jauh agar tidak lari jauh dari kandangnya.

Potensi Budidaya Ayam Ini di Indonesia

Potensi Budidaya Ayam Ini di Indonesia

Dilihat dari sisi bisnis dan hobi, usaha budidaya ayam ini di Indonesia sangat menggiurkan karena permintaan pasar yang banyak. Harga jualnya pun semakin tinggi apabila kualitas induk dan bibit ayam tersebut bagus. Apalagi jika Anda memiliki indukan kualitas unggul dengan perawatan yang bagus.

Dalam budidaya bibit ayam jenis bangkok super yang berkualitas, Anda bisa menerapkan beberapa cara sebagaimana pada ulasan sebelumnya. Hal yang paling parlu diperhatikan adalah bagaimana kebutuhan dari ayam tersebut, khususnya hal-hal yang berkaitan dengan SOP.

Karakteristik dan kebutuhan ayam dan lingkungan budidaya juga menjadi faktor penting dalam usaha inim terutama seperti di Indonesia yang kondisi di tiap wilayahnya berbeda. Kebutuhan akan pakan, nutrisi, serta kondisi tempat tinggal ayam menjadi tanggung jawab budidaya ayam ini.

Baca Juga  8 Panduan Budidaya Ulat Jerman Lengkap Untuk Pemula

Kegiatan dalam budidaya ayam bangkok tidak bisa terhindar dari kendala, seperti yang sering terjadi pada ternak unggas lainnya, yaitu penyakit atau virus. Kendala tersebut memang sering dirasakan oleh banyak peternak ayam. Dalam hal ini, peternak harus memperhatikan standart budidaya.

Selain itu, sesegera mungkin ternak yang terserang penyakit harus diungsikan. Pemantauan kandang dapat dilakukan seminggu sekali beserta rutin memberikan ramuan tradisional pada ayam untuk tetap menjaga kesehatan dan kondisi ayam, sehingga perawatan lainnya lebih mudah.

Bagi Sahabat JH yang ingin memelihara dan berminat membudidayakan ayam bangkok super tersebut, sebenarnya peluangnya sangat menjanjikan sekali karena ayam ini banyak keunggulannya. Selain itu, bibit ayam petarung ini juga banyak sekali dicari di pasaran dengan harga jual yang cukup fantastis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *