Ayam Laga

Ayam Laga : Jenis, Ciri dan Cara Merawatnya

Posted on

Ayam Laga – Apakah Anda pecinta ayam laga, atau memiliki hobi mengoleksi jenis ayam ini? Jika benar, pembahasan kali ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Salah satu varian dari ayam ini yang terkenal adalah ayam super Pakhoe yang berasal dari Thailand. Sebenarnya apa sih keistimewaan dan sisi menarik dari jenis ayam ini sendiri? Anda dapat menemukan jawabannya dalam ulasan di bawah ini.

Apa Itu Ayam Laga?

Apa Itu Ayam Laga?

Bagi Anda yang memiliki hobi aduan ayam pasti sudah tidak asing lagi dengan ayam jenis ini. Ini adalah jenis ayam jantan yang banyak dipelihara untuk ditandingkan dengan ayam jantan yang lain.

Dengan kata lain, ayam ini memang dipelihara untuk diikutkan pertandingan dan diadu dengan ayam lain. Salah satu jenis ayam tersebut adalah ayam super Pakhoe. Ayam jenis ini selalu memiliki tempat tersendiri di hati pencinta ayam.

Baca Juga  Cara Beternak Ayam Mutiara agar Berhasil untuk Wirausaha

Ayam super Pakhoe banyak diminati karena memiliki kemampuan bertarung yang bagus dan mental yang tangguh. Di arena sabung, ayam Pakhoe digambarkan sebagai ayam yang agresif mengejar lawan dan mematuk sembarang

Selain itu, saat bertarung, ayam super pakhoe akan menempel lawan secara mendatar, dan memukul sangat keras dan cepat. Faktor inilah yang menjadi nilai plus ayam jenis ini. Namun demikian, masih ada jenis ayam aduan lain selain ayam super Pakhoe.

Jenis-jenis Ayam Petarung

Jenis ayam petarung yang paling banyak dipelihara di Indonesia atau oleh pecinta ayam aduan adalah ayam bangkok. Meskipun begitu, ada pula beberapa jenis ayam aduan lain yang juga diminati oleh pecinta ayam seperti, ayam shamo, ayam burma, ayam saigon.

Sedangkan jenis ayam-ayam lainnya yang juga biasa digunakan dalam pertarungan diantaranya adalah ayam brazilian, ayam philipin , ayam siam, ayam wareng, ayam kinantan. Yang sudah ini adalah jenis ayam aduan yang banyak diminati oleh pecinta ayam.

Ciri-ciri Ayam Petarung Berkualitas

Ciri-ciri Ayam Petarung Berkualitas

Sebagaimana diketahui bahwa ayam yang biasa bertarung ini jenisnya cukup banyak. Melihat hal tersebut, jika Anda ingin memelihara salah satunya, pastikan mendapatkan ayam yang berkualitas. Ayam berkualitas tersebut memiliki ciri-ciri khusus yang harus dipahami.

Ayam laga bukanlah ayam biasa seperti ayam ternakan. Sebagai petarung, ayam jenis ini memiliki ciri-ciri khusus yang jarang terdapat pada ayam lainnya. Selain itu, ayam ini harus memenuhi kategori tertentu sebagai ayam aduan.

Jika Anda masih pemula, memang sulit untuk mengetahui seperti apa ciri-ciri ayam aduan yang bagus. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena disini jawabannya bisa ditemukan.

Baca Juga  12 Jenis Pakan Ayam Petelur dan Kisaran Harganya

Diantara ciri-ciri ayam aduan berkualitas yaitu memiliki kepala seperti buah pinang, paruh panjang dan tebal, dan bulu leher yang tebal. Selain itu, ayam aduan yang bagus juga mempunyai bahu kuncup, dada bidang, berbadan panjang, serta memiliki sayap yang rapat dan panjang.

Ayam aduan berkualitas juga harus memiliki pangkal ekor yang lebat, besar, dan kaku, mempunyai ekor lebat memburai, dan lutut menekuk.

Sedangkan beberapa ciri lainnya adalah, memiliki kaki bersisik, paha bulat dan pipih, jari yang panjang dan halus, serta memiliki kaki bulat dan kering.

Tips Merawat dan Mencetak Ayam Laga yang tangguh

Mencetak Ayam Laga

Meskipun terlahir sebagai ayam petarung, ayam aduan ini tetap harus dilatih. Jika Anda belum pernah melatih ayam jenis ini, maka pastikan Anda mempelajarinya dengan baik. Ayam aduan yang bagus bisa dihasilkan melalui perawatan yang ekstra.

Diantara perawatan tersebut mulai dari perawatan membentuk tulang dan otot yang kuat, perawatan untuk mendukung kesehatan ayam, serta perawatan yang dilakukan sebelum dan sesudah ayam melakukan pertandingan. Lebih lengkapnya Anda dapat menyimak penjelasan berikut

1. Perawatan Rutin

Perawatan dilakukan dengan tujuan menjaga kesehatan dan mempertahankan stamina ayam. Dalam hal ini banyak cara yang bisa dilakukan untuk merawat ayam setiap harinya, dan diantaranya sebagai berikut.

* Latihan Fisik

Latihan fisik dapat diberikan dengan melakukan senam pagi untuk melenturkan otot ayam. Jenis senam yang dilakukan bisa berupa senam leher, sayap, dan kaki.

Selain itu, latihan sore juga perlu diberikan. Latihan sore dilakukan bersama ayam lain untuk mencoba kemampuan bertarung ayam.

* Latihan Mental Ayam

Latihan mental dapat dilakukan menggunakan metode jajal tarung. Jajal tarung dilakukan bersama ayam lain. Latihan jajal tarung ini sebaiknya dilakukan satu bulan sebelum ayam ditandingkan.

Untuk latihan rutinan, jajal tarung dapat dilakukan setiap satu minggu sekali atau disesuaikan dengan kondisi fisik ayam. Jajal tarung dapat diberikan pada sore hari.

* Memandikan ayam pada pagi hari

Walaupun terlihat sepele, namun memandikan ayam penting untuk dilakukan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi ayam tetap bersih dan sehat.

Ayam juga akan memiliki kondisi yang prima untuk bertarung atau sekedar melakukan latihan fisik. Usahakan Anda memandikan ayam saat matahari sudah bersinar. Selesai memandikan ayam, jemur ayam sampai kering. Jika sudah, biarkan ayam berkeliaran hingga sore hari.

* Beri Makanan dan Minuman Berkualitas

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, ayam perlu diberikan makanan dan minuman yang berkualitas. Berikan pakan ayam sesuai kebutuhan, tidak kurang dan tidak lebih.

Beberapa rekomendasi pakan ayamnya sendiri diantaranya seperti poer, dedak, beras merah, jagung atau pakan lain yang disesuaikan dengan umur ayam. Setiap dua hari sekali, beri vitamin kapada ayam. Berikan makanan tambahan lain seperti gula merah, tomat, kecambah, dan minyak ikan.

* Lakukan Antisipasi Agar Ayam Tidak Sakit

Selain cara diatas, Anda perlu melakukan penanganan dan antisipasi agar ayam tidak terjangkit suatu penyakit. Penanganan tersebut seperti memisahkan ayam yang baru dibeli dengan ayam aduan lama. Bersihkan juga kotoran kandang secara rutin setiap hari.

Kemudian, sesekali semprot kandang dengan cairan disinfektan. Pastikan juga tidak ada tikus yang masuk ke dalam kandang. Ini penting dilakukan agar makanan dan minuman ayam tidak terkontaminasi oleh tikus dan beri obat cacing secara rutin setiap satu bulan sekali.

Apabila ada ayam yang mati, segera dipisahkan dari kandang dan semprot cairan disinfektan. Beri antibiotik saat ayam terserang penyakit ngorok, snot, berak hijau, berak kapur, dan gangguan pernapasan. Berikan pula vitamin saat malam hari untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam.

Baca Juga  Ayam Kalkun: Ciri-ciri, Jenis dan Harganya

2. Perawatan Otot dan Tulang Ayam

Perawatan untuk otot dan tulang bisa dilakukan dengan memberi pakan yang berkualitas. Pilih pakan yang mengandung sumber protein dan energi yang tinggi. Berikan pula suplemen mineral berupa grit dan calvita yang mengandung kalsium dan fosfor.

Disarankan pula untuk memberikan suplementasi vitamin, terutama yang mengandung vitamin B kompleks seperti Super Power dan Super Top. Yang terakhir, berikan latihan fisik dan mental secara rutin terhadapnya.

3. Perawatan Setelah Bertanding

Ayam yang selesai bertanding memerlukan perawatan yang intens dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Apabila ayam terluka, oleskan cil pada bagian tubuh ayam yang terluka tersebut. Berikan pula antibiotik untuk mencegah infeksi dari luka yang dialaminya

Empat sampai 5 hari setelah pertandingan, lepas ayam agar berkeliaran dan berikan Strong N Fit untuk mengembalikan tenaga ayam. Hari berikutnya, ayam sudah bisa dimandikan. Anda sudah bisa melakukan perawatan harian seperti biasanya hingga ayam siap ditandingkan kembali.

Masalah lain yang juga biasa dialami oleh ayam aduan adalah turun urat. Turun urat banyak terjadi pada ayam muda berusia 9-12 bulan yang sudah diberi latihan berat. Ayam yang masih muda ini seharusnya diberikan latihan yang ringan-ringan saja.

Namun, apabila ayam sudah terlanjur mengalami turun urat, Anda dapat melakukan perawatan kepadanya dengan cara membiarkan ayam istirahat di kandang dan memberi obat rematik. Selain itu, pastikan untuk memberi perban kaki ayam yang mengalami turun urat.

Peluang Bisnis Ayam Petarung

Peluang Bisnis Ayam Petarung

Saat ini, ayam aduan bisa dijual dengan harga yang fantastis. Bahkan untuk satu ekornya yang memiliki kualitas bagus dapat dijual sampai harga puluhan juta.

Harga normal ayam aduan paling murah berkisar antara 500 ribu sampai 1 juta. Semakin mahal harga ayam jenis ini, maka akan semakin bagus pula kualitas yang dimiliki.

Bagi Anda yang memiliki hobi mengoleksi ayam petarung, tidak ada salahnya menjadikannya sebagai peluang bisnis. Ayam aduan akan membawa keuntungan yang lumayan besar apabila dijual di pasaran. Peminatnya pun selalu ada di setiap daerah, sehingga peluang pemasarannya cukup besar.

Bagaimana? Apakah Sahabat JH tertarik berbisnis ayam laga? Tidak ada salahnya jika Anda mulai memelihara ayam ini sebagai peluang bisnis. Jika sudah memutuskan untuk memeliharanya, semoga berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *