hewan yang mengalami metamorfosis sempurna

Tahapan dan 4 Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

Posted on

Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna – Tentu saja kita sering melihat berbagai hewan di sekitar kita, misalnya saja seperti hewan kupu-kupu, capung, katak dan hewan lainnya.

Nah yang menarik dari hewan-hewan adalah dalam proses pertumbuhan, entah itu hewan serangga atau hewan amfibi terkadang mereka melakukan pertumbuhan dengan mengalami beberapa perubahan yang terjadi pada fisik atau anatomi tubuhnya.

Perubahan hewan ini sering disebut dengan metamorfosis, lalu apa sih sebenarnya metamorfosis ini? apa saja hewan yang mengalami metamorfosis sempurna?

Pengertian Metamorfosis Pada Hewan

hewan metamorfosis sempurna

Apa itu metamorfosis? metamorfosis sendiri merupakan proses dimana hewan akan mengalami perubahan fisik yang cukup ekstrim dan bisa cepat setelah mereka lahir. Hasil dari metamorfosis ini bisa berubah secara keseluruhan atau hanya pada organ tubuh hewan tersebut.

Misalnya saja perubahan pada jumlah kaki, cara memakan makanan, atau cara mereka bernafas. Beberapa ilmuwan juga percaya jika proses metamorfosis ini melibatkan beberapa pengaktifan kembali gen yang memungkinkan sel hewan untuk berubah dari satu jenis hewan ke jenis yang lainnya.

Sedangkan menurut buku pelajaran IPA atau Ilmu Pengetahuan Alam karangan dari Sugeng Yuli Irianto dan juga Wasis menyebutkan jika metamorfosis adalah perubahan bentuk tubuh hewan yang bertahap, mulai dari larva hingga menjadi hewan yang dewasa.

Baca Juga  Kelinci Anggora : Jenis, Ciri Khas dan Kisaran Harganya

Proses dari metamorfosis ini tergolong sangat cepat dan hasil dari metamorfosis tersebut juga sangat mencengangkan.

Hewan yang mengalami metamorfosis adalah diantaranya Ikan, Serangga dan juga moluska. Siklus metamorfosis ini merupakan bagian dari cara mereka hidup. Contoh dari metamorfosis yang paling dikenal oleh kita adalah proses transformasi dari berudu menjadi katak.

Perubahan metamorfosis ini dipicu karena hormon yang dikeluarkan oleh tubuh hewan tersebut. Dalam beberapa hewan yang memiliki hormon cascade ini mengalami pelepasan beberapa hormon lain sebagai prosesnya menuju hewan yang dewasa.

Fungsi Metamorfosis

Lalu sebenarnya apa sih fungsi dari metamorfosis ini? Apabila metamorfosis tidak pernah terjadi tentu saja berudu tidak akan pernah bisa berubah menjadi katak dan juga larva tidak dapat menjadi dewasa untuk bereproduksi. Tanpa memiliki anggota tubuh yang matang secara reproduksi, spesies yang tidak mengalami metamorfosis ini akan mudah mati.

Manfaat dari metamorfosis lainnya adalah untuk mengurangi persaingan antar hewan. Hewan pra-metamorf atau hewan yang belum mengalami metamorfosis biasanya akan mengkonsumsi makanan yang berbeda dengan hewan yang sudah mengalami metamorfosis.

Baca Juga  Ayam Hutan: Jenis, Ciri, Habitat, dan Harganya

Misalnya saja berudu yang hidup di air, mereka akan makan ganggang dan tanaman. Ketika sudah mulai bermetamorfosis, Berudu yang berubah menjadi katak akan hidup di darat, memakan serangga dan menghirup udara.

Dengan adanya metamorfosis ini sistem alam bisa secara efektif mengurangi persaingan antara anggota hewan yang tua dengan yang lebih muda. Dengan begitu spesies bisa mencapai kematangan seksual tanpa resiko dikalahkan oleh anggota lainnya yang lebih tua.

Metamorfosis Sempurna

contoh hewan metamorfosis sempurna
Berdasarkan buku Biologi yang sudah kita pelajari saat SMP. Proses metamorfosis ini dibagi menjadi dua, yaitu hewan yang mengalami metamorfosis sempurna dan juga hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna.

Metamorfosis sempurnah merupakan proses pertumbuhan yang terjadi pada serangga dengan adanya perubahan bentuk saat mereka masih muda hingga akhirnya berubah menjadi hewan yang dewasa.

Tahapan Metamorfosis Sempurna

nyamuk

Pada tahapan hewan yang mengalami metamorfosis sempurna ini, biasanya hewan akan melalui 4 tahapan agar bisa berubah menjadi hewan yang dewasa dan sempurna. Berikut adalah beberapa tahapan dari metamorfosis sempurna yang sering dialami oleh hewan-hewan.

* Telur, dalam tahap metamorfosis ini hasil dari fertilisasi antara sel sperma dan juga sel telur akan mengalami pembelahan sel hingga terbentuk organ-organ utama.

* Larva, dalam tahap ini ada beberapa jenis hewan metamorfosis sempurna akan mengalami perubahan fisik, entah itu pergantian kulit atau perubahan bentuk tubuh lainnya. Seiring dengan perkembangan waktu, tubuh hewan akan berubah menjadi semakin besar sampai terjadi pergantian kulit.

Baca Juga  Badak Bercula Satu: Ciri-Ciri, Habitat dan Makanannya

* Pupa, dalam tahap metamorfosis ini akan terjadi transisi secara besar-besaran, dimana akan terbentuk jenis hewan yang baru. Dalam tahap ini hewan yang mengalami metamorfosis sempurna akan mulai mengurangi kebiasaan mereka dalam mengkonsumsi makanan.

Namun, pupa akan melakukan beberapa perubahan dan pertumbuhan sampai mereka memasuki fase dewasa.

* Imigo, dalam tahap ini proses metamorfosis akan menghasilkan bentuk hewan yang baru. Hewan dewasa ini akan mulai membentuk telur baru yang nantinya juga akan mengalami proses metamorfosis lagi.

4 Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

Setelah kita membahas tentang beberapa pengertian singkat dari metamorfosis sempurna, kurang lengkap rasanya jika kita tidak membahas tentang contoh apa saja sih hewan metamorfosis sempurna ini.

Nah bagi Anda yang penasaran dengan apa saja hewan yang mengalami metamorfosis sempurna, berikut adalah beberapa contohnya.

1. Katak

Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna pertama adalah Katak. Dimana telur katak biasanya akan tersimpan secara berkelompok, kemudian telur-telur tersebut akan disatukan dengan cairan yang berbentuk seperti gel. Induk dari katak akan langsung meninggalkan telur katak tersebut dan membiarkan telur tumbuh dengan sendirinya. Biasanya fase telur katak ini akan berlangsung selama kurang lebih 3 minggu atau 21 hari.

Selama tahap telur embrio akan mendapatkan makanan dari kuning telur, kemudian dalam tahap larva, telur akan berubah menjadi berudu atau yang lebih dikenal dengan nama kecebong.

Dalam masa larva ini, berudu yang sudah memiliki ekor panjang akan bisa melakukan pergerakan dalam air dan juga bernapas menggunakan insang.

Setelah 5 minggu, berudu akan berubah lagi dan mengalami pertumbuhan morfologis serta fisiologis. perubahan ini akan berupa tumbuhnya kaki belakang dan depan, sistem pernapasan yang menggunakan paru-paru. Dan pada masa pupa ini membutuhkan waktu 3 minggu untuk tumbuh menjadi katak dewasa.

2. Lalat

Hewan metamorfosis sempurna berikutnya adalah lalat. Saat lalat dalam bentuk telur, telur lalat akan disimpan pada tempat yang kotor seperti tempat sampah, bangkai, bahkan hingga kotoran manusia.

Kenapa telur lalat tinggal di tempat yang kotor? karena tempat yang kotor tersebut mengandung banyak sekali protein yang baik untuk tumbuh kembang dari larva lalat tersebut. Selain itu, tempat yang kotor juga merupakan salah satu tempat yang aman untuk menyimpan telur.

Telur lalat ini nantinya akan menetas berubah menjadi larva dalam waktu yang sangat cepat, yaitu hanya butuh 1 hari saja.

Setelah telur tersebut menetas, mereka akan berubah menjadi larva dengan bentuk yang seperti belatung dan akan mulai memakan makanan yang ada di sekitar belatung tersebut tinggal. Dalam tahap larha ini, belatung akan mengalami pergantian tulang dan juga tubuh larva mulai berkembang berubah menjadi semakin besar sampai jadi keras.

Perubahan dari larva menjadi pupa ini akan terjadi dalam kurun waktu 2 hari, pada tahap terakhir ini larva nanti akan mencari tempat yang tepat untuk berlindung. Pada hari ke 3 sampai hari ke 6, pupa akan mulai tumbuh sayap dan lalat akan tumbuh menjadi lalat dewasa.

Baca Juga  12 Hewan Langka Indonesia dan Cara Melindunginya

3. Nyamuk

Berikutnya, hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalah nyamuk. Dalam fase telur, nyamuk akan menyimpan telur mereka dalam tempat yang lembab. Biasanya pengeraman pada telur nyamuk ini akan terjadi dengan sempurna bila musim dingin.

Saat musim dingin, telur bisa saja menetas berubah menjadi larva dalam waktu 2 hari saja. Setelah berhasil menetas, telur akan berubah menjadi larva atau jentik nyamuk. Proses berubahnya larva menjadi pupa ini biasanya terjadi setelah 7 hari lamanya.

Dalam tahap fase pupa ini, nyamuk sudah siap terbang dan juga memiliki organ yang lengkap seperti antena, sayap, kaki dan bola mata. Selama 12 hari lamanya pupa akan mulai berubah menjadi nyamuk dewasa.

4. Kupu-Kupu

Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna yang terakhir adalah kupu-kupu. Kupu-kupu sendiri melakukan proses metamorfosis yang sempurna ini karena dalam masa pertumbuhannya, kupu-kupu mengalami empat tahap yaitu mulai dari telur, larva, pupa hingga imigo.

Dalam tahap telur ini, telur akan menetas berubah menjadi larva dalam waktu 3 sampai 5 hari. Setelah telur tadi menetas, maka akan berubah menjadi larva, larva dari kupu-kupu biasanya dikenal dengan ulat.

Saat menjadi ulat, mereka akan mulai mencari makan dengan sendirinya. Dalam pertumbuhan kulit pada larva ini akan berganti sebanyak 3 sampai 6 kali, proses pergantian kulit ini bisa dikatakan sebagai instar.

Setelah larva berubah menjadi instar, maka larva akan mulai mencari tempat yang akan dijadikan untuk berlindung dan biasanya larva akan menempel pada daun.

Dalam tahap ini larva sudah memasuki tahap pupa, dimana ulat berubah menjadi kepompong. Dalam fase pupa, kupu-kupu akan melakukan istirahat dan pertumbuhan berubah menjadi bentuk baru dibutuhkan waktu hingga 20 hari.

Nah itulah pembahasan kali ini mengenai beberapa hewan yang mengalami metamorfosis sempurna. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *