ikan aligator

Ikan Aligator; Jenis, Karakteristik, dan Makanannya

Posted on

Ikan aligator adalah ikan yang cukup unik. Mereka memiliki bentuk kepala seperti buaya dan berhabitat asli di negara bagian Amerika Selatan serta Meksiko. Ikan jenis aligator sering disebut-sebut sebagai fosil hidup karena fosilnya sendiri sudah berusia jutaan tahun.

Ikan ini diminati oleh komunitas pecinta ikan predator dan banyak diperjualbelikan, meskipun sudah terdapat aturan yang resmi melarang masuknya jenis ikan berbahaya dari luar negeri. Hal ini disebabkan karena apabila dilepas di sungai, aligator akan merusak ekosistem di Indonesia.

Jenis Jenis Ikan Aligator

jenis aligator

* Alligator Gar Atractosteus Spatula

Aligator jenis ini merupakan ikan terbesar yang mampu mencapai panjang 3 m dan berat 140 kg. Meskipun panjang dan berat, justru ikan jenis inilah yang banyak diperjual belikan.

Anda tidak hanya membutuhkan akuarium besar untuk memelihara ikan ini. Lebih dari itu, Anda harus menyiapkan sebuah kolam ikan predator.

* Shortnose Gar Lepisosteus Platostomus

Ikan shortnose gar ini berasal dari benua Amerika dan biasanya memangsa ikan kecil dan serangga. Ukuran dari ikan gar ini mampu mencapai 1 meter.

* Longnose Gar Lepisosteus Osseus

Seperti namanya, jenis ikan longnose Gar mempunyai ciri moncong yang panjang. Ikan ini berasal dari daerah Amerika Utara dan Tengah. Di negara asalnya, ikan ini menjadi sasaran favorit para pemancing.

Sedangkan di Indonesia ikan predator ini menjadi favorit karena merupakan jenis yang unik untuk mengisi kolam ikan dan aquarium besar. Tentu saja para pengoleksi tersebut tidak peduli harga ikan aligator yang fantastis.

Longnose Gar memiliki usia yang panjang dimana rata-rata mencapai 15 sampai 20 tahun. Bahkan, ada laporan yang mengatakan bahwa ikan ini bisa mencapai usia 39 tahun.

Berat maksimal aligator jenis ini mencapai 25 kg dan panjangnya rata-rata sekitar 0,71 meter hingga 1,2 meter. Bahkan, pernah juga ditemui ikan ini yang berukuran 1,8 meter.

Longnose Gar termasuk jenis dimorfik seksual, dimana jantan dan betina bisa dibedakan secara visual. Ikan betinanya memiliki sirip yang lebih panjang dibanding yang jantan, tubuhnya pun lebih panjang dan berat. Aligator jenis ini memangsa ikan kecil udang dan kadang-kadang serangga.

Perkembangbiakan ikan ini dilakukan dengan bertelur dan telur mereka sangat beracun untuk manusia. Namun, untuk ikan predator sendiri, mereka bisa mentolerir racunnya. Kematangan seksual untuk ikan betina ada di usia 6 tahun sedangkan untuk ikan jantan antara usia 3-4 tahun.

Baca Juga  Ular Sawah: Makanan, Jenis dan Cara Berkembangbiaknya

* Spotted Gar Lepisosteus Oculatus

Jika Anda penyuka Spotted Gar, siap-siaplah rajin berburu karena aligator jenis ini susah ditemukan di pasaran. Ikan ini berasal dari beberapa negara bagian di Amerika seperti Pennsylvania, South, Dakota, dan Delaware.

Meskipun belum tercatat sebagai spesies yang terancam punah, namun di negara-negara tersebut ikan ini sudah dilaporkan terancam populasinya. Usia maksimal untuk Spotted Gar sendiri adalah 18 tahun.

Untuk tingkat kedewasaan ikan betina jenis ini ada di usia 3 atau 4 tahun, sedangkan ikan jantan akan dewasa pada usia 2 atau 3 tahun. Kematangan seksual ikan betina akan dicapai pada umur 6 tahun dan ikan betina rata-rata hidupnya lebih lama daripada jantan.

* Cuban Gar Atractosteus Tristoechus

Aligator ini berasal dari negara Kuba. Di alam liar, ikan Cuban Gar dewasa memangsa burung dan ikan.

Panjang dari ikan ini bisa mencapai 2 meter dan suhu ideal dari ikan ini adalah 18 sampai 23 derajat Celcius. Sayangnya, aligator jenis ini ini termasuk yang terancam punah sehingga saat ini banyak dilakukan penangkaran terhadapnya.

* Florida Gar

Secara fisik, Florida Gar ini mirip sekali dengan spotted gar. Bedanya adalah alligator ini banyak terdapat di pasaran dan bintik-bintik hitamnya yang tampak tidak teratur di bagian atas kepala dan seluruh tubuh, hingga siripnya.

Warna aligator jenis ini coklat olive pada bagian belakang dan sisi atasnya. Sedangkan pada bagian perut, ikan ini berwarna putih atau kuning.

Jika masih berusia muda florida gar tubuhnya memiliki garis-garis gelap pada bagian samping dan belakang. Jarak matanya sejauh kurang dari dua pertiga panjang moncongnya.

* Tropical Gar/Atractosteus Tropicus

Habitat asli ikan jenis ini berasal dari perairan Kosta Rika dan Meksiko. Secara penampilan, jenis ikan aligator ini terlihat sangat mirip dengan longnose gar dari sisi warna dan tanda di tubuhnya.

Perbedaannya hanya pada moncong yang lebih pendek dan lebar. Tubuhnya bisa mencapai panjang hingga 1,25 meter di alam liar dan ukurannya jauh lebih kecil saat di penangkaran.

Karakteristik Ikan Aligator

Karakteristik Ikan Aligator

* Habitat Ikan

Ikan ini suka hidup di perairan yang arusnya bergerak lambat, sehingga mereka dapat bertahan walaupun kadar oksigen dalam air rendah. Oleh karena itu, mereka bisa hidup di danau, kolam, waduk, teluk, rawa-rawa atau sungai yang alirannya lambat.

* Euryhaline

Ikan yang satu ini ini merupakan makhluk hidup yang ahli dalam menyesuaikan diri di air asin dan tawar sekaligus (euryhaline). Karena kelebihannya inilah, ikan ini dapat berburu makanan di dalam air dengan kadar salinitas beragam.

* Swim Bladder

Aligator mempunyai semacam kantung renang atau swim bladder. Ini berguna untuk membantu proses pernafasannya.

Saat ikan ini mengambil udara dari permukaan, udara tersebut tidak langsung menuju ke paru-paru namun berhenti di bagian swimbladder terlebih dahulu. Fungsi dari swim bladder seperti paru-paru, hanya saja bagian ini mendukung ikan supaya bisa mempunyai daya apung.

Baca Juga  Burung Elang: Ciri-ciri, Jenis, Harga dan Makanannya

* Kemampuan Menelan Oksigen

Saat berburu makanan, seringkali ikan ini memilih memasuki wilayah perairan yang agak suram dan tenang. Wilayah seperti ini biasanya minim oksigen, namun hebatnya, ia mudah beradaptasi. Mereka tinggal muncul ke permukaan dan menelan udara ekstra sebanyak-banyaknya dari permukaan perairan.

* Kebiasaan Hidup

Aligator merupakan salah satu makhluk hidup nokturnal yang lebih aktif di malam hari. Mereka sering terbaring dan terdiam pada air kemudian melayang pelan-pelan.

Dalam kondisi tersebut, ikan yang satu ini akan diam-diam mengamati mangsa dan segera menangkap buruannya di saat yang tepat. Tempat berburu yang paling favorit baginya adalah beberapa meter dari permukaan air.

Makanan Ikan Alligator

makanan ikan alogator

Secara alami aligator merupakan predator ikan kecil atau makhluk hidup yang lain. Itu artinya, pada awal pemeliharaan, ikan ini lebih suka makanan yang masih hidup daripada makanan yang mati.

Karena termasuk karnivora, aligator suka dengan makanan daging-dagingan dan biasanya mereka tidak pemilih. Namun, seiring berjalannya waktu, ikan ini akan bisa menerima makanan berupa ikan atau udang beku.

Untuk mencapai posisi ini Anda harus memberikan waktu puasa kepada ikan ini setelah beradaptasi dengan lingkungan. Hal ini juga untuk menghilangkan kebiasaan berburu makanan hidup.

Baca Juga  Jenis Anjing: Cara Perawatan dan Memilih Makanannya

Sedangkan makanan ikan aligator yang hidup harus dikarantina sebelum diberikan kepada aligator supaya ikan ini terhindar dari parasit atau penyakit. Sedangkan pantangan makanan untuknya adalah daging mamalia seperti jantung sapi atau ayam.

Ini disebabkan karena terdapat senyawa organik dan beberapa lipid lainnya dalam daging yang tidak dapat dicerna oleh ikan tersebut. Hal ini akan mengakibatkan penumpukan lemak berlebih, sehingga menurunkan fungsi organ tubuh ikan jika makanan ini diberikan dalam jangka waktu panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *