Ikan Predator Hias

10 Ikan Predator Hias yang yang Aman Dipelihara di Akuarium

Posted on

Ikan Predator Hias – Memelihara ikan predator di akuarium? Siapa takut. Tapi kamu harus tahu mana jenis ikan predator yang bisa dipelihara alias sebagai ikan hias. Karena ada banyak jenis ikan predator yang dilarang untuk dipelihara. Jadi tidak semua jenis ikan tersebut aman.

Ikan hias yang termasuk jenis predator biasanya tidak berasal dari dalam negeri melainkan didatangkan dari luar. Contohnya saja ikan dari Amerika, Afrika, Thailand hingga China.

Jika kamu berencana memelihara ikan predator hias kenali dulu apa saja jenisnya dan bagaimana cara memeliharanya. Karena tidak semua jenis ikan bisa dipelihara dengan mudah.

Jenis-Jenis Ikan Hias Predator yang Sering Dipelihara di Indonesia

ikan predator air tawar

Pada akhir tahun 2018 lalu masyarakat Mojokerto sempat dihebohkan dengan adanya ikan Arapaima Gigas yang dilepas di sungai Brantas. Ikan predator yang berasal dari sungai Amazone di Amerika Selatan ini dilarang masuk ke perairan Indonesia.

Aturan ini pula telah ditetapkan pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014. Arapaima menjadi ancaman besar bagi manusia jika dilepas di sungai. Karena ikan ini bisa memakan ikan kecil dan mengacaukan ekosistem.

Alasan inilah yang membuat Arapaima Gigas menjadi ikan yang dilarang untuk masuk ke sungai Indonesia. Tapi bukan berarti semua ikan predator dilarang ya, ada beberapa jenis ikan hias predator yang aman untuk dipelihara.

Syaratnya tentu saja tidak melepas ikan ke sungai. Apa saja jenis ikan predator akuarium yang bisa kamu pelihara? Berikut ini ada 10 jenis yang bisa jadi pilihan.

Baca Juga  18 Fakta Ikan Arapaima Yang Disebut Sebagai Ikan Raksasa

1. Ikan Arwana

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan nama ikan arwana, karena ikan ini yang paling umum dipelihara di akuarium. Jika kamu melihat seseorang yang memilihara ikan ini pasti tidak akan mencampurkannya dengan ikan jenis lainnya.

Alasannya adalah karena arwana merupakan jenis ikan predator yang bisa memangsa ikan lainnya. Apalagi jika kamu terlambat memberikan makan. Walaupun ikan predator, keindahan ikannya menjadi daya tarik tersendiri.

Ciri ikan ini adalah memiliki tubuh yang sangat panjang dan harganya juga tidak murah. Semakin panjang dan dewasa umurnya menjadi lebih mahal. Satu ekor ikan bisa dijual dengan harga 2 sampai 10 juta loh.

2. Ikan Peacock Boss

Bukan hanya piranha saja ikan predator yang berasal dari sungai Amazon. Peacock Bass juga merupakan salah satu jenis ikan predator sungai Amazon. Ikan ini memiliki kemampuan yang sangat gesit apalagi ketika melahap mangsanya.

Mereka hidup dengan bergerombol dan sangat rakus. Namun dari sisi lain sifatnya tersebut, ikan ini memiliki tubuh yang sangat indah. Warna tubuhnya kuning kehijauan dengan semburat merah pada bagian ekornya.

Peacock Bass juga terdiri dari beberapa jenis seperti Orinoco, Monoculus dan Kelberi. Harganya juga lebih murah dibandingkan Arwana yaitu hanya 100 ribu rupiah untuk ukuran 5 cm. Jika ingin memelihara yang ukurannya lebih besar biayanya 1 juta yaitu ukuran 30 cm.

3. Ikan Belida

ikan belinda
Image: Wikipedia.

Pernah makan pempek Palembang? Ikan yang menjadi bahan baku pembuatan pempek ini adalah ikan Belida. Selain enak dikonsumsi dagingnya, Belida adalah salah satu ikan predator hias yang sangat canting untuk dipelihara di akuarium.

Keunikannya terdapat pada warna sisiknya yang keabuan dengan terdapat bentol hitam di bagian tubuh bawahnya. Bentuk tubuhnya pun mirip seperti pisau yang besar dan ikan ini cukup murah.

Ikan Belida dijual dengan harga 150 ribu rupiah untuk ukuran dewasa. Namun karena sering dijadikan makanan, ikan ini lama kelamaan mulai langka. Belida cukup sulit untuk dicari. Belida memiliki beberapa jenis yaitu albino, belida bengkok hingga belida royal.

4. Ikan Golden Dorado

Ikan predator yang ukurannya cukup besar. Golden Dorado memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan ikan salmon. Secara fisik ikan ini memiliki warna keemasan dengan titik hitam kecil berjejer di seluruh sisiknya. Keunikan warnanya inilah yang membuat ikan ini tampak eksotik.

Golden Dorado berasal dari wilayah Amerika Selatan dan di Indonesia cukup digemari. Salah satunya adalah artis Irfan Hakim yang memelihara Golden Dorado ukuran besar.

Karena ukurannya yang besar, kamu harus menyiapkan ukuran akuarium yang lebih besar lagi. Selain itu Golden Dorado dijual dengan harga yang tidak murah yaitu 1 jutaan rupiah.

5. Ikan Oscar

ikan predator akuarium

Masih dengan ikan predator yang berasal dari sungai Amazon. Ikan Oscar merupakan jenis ikan yang hampir mirip bentuknya dengan piranha. Hanya saja ikan ini memiliki corak sisik yang berwarna-warni dan menjadi daya tarik utamanya.

Pada bagian tubuh ada dua warna yang melekat yaitu orange dan hitam serta semburat warna putih. Ketika terkena sinar lampu, warna ikan ini akan menjadi lebih menarik karena warna orange yang menyala.

Tak hanya di sungai Amazon, Oscar juga banyak ditemukan di Brazil dan saat ini banyak dibudidayakan di Indonesia. Ada jenis Oscar albino yang memiliki sisik berwarna putih keemasan dengan mata warna merah.

Jika ingin memelihara ikan predator air tawar ini, kamu harus merogoh kantong sebanyak 70 ribu hingga 160 ribu rupiah saja. Cukup murah buat kamu pemula yang ingin memelihara ikan predator.

Baca Juga  Ikan Discus : Jenis dan Kisaran Harganya

6. Ikan Malabar Wollfish

Disebut dengan Wollfish karena bentuk fisiknya yang mirip serigala. Bagian mana yang mirip? Pada bentuk mulutnya, ikan Malabar Wollfish ini memiliki ukuran yang sangat lebar. Pada bagian tubuhnya cenderung abu-abu sama seperti bulu serigala.

Ada juga ikan Malabar Wollfish yang berwarna abu-abu kecoklatan. Harga dari ikan ini juga tidak terlalu mahal yaitu 350 ribu untuk ukuran yang dewasa. Wollfish merupakan ikan yang berasal dari wilayah Amerika Selatan khususnya sunga-sungai di Venezuela hingga Argentina.

7. Ikan Datnoid

Jenis yang ketujuh ini memiliki keunikan pada bagian tubuhnya yaitu terdapat loreng seperti serigala. Sekilas ikan ini tidak nampak sebagai ikan predator akuarium karena bentuknya yang gepeng. Nama lain dari Datnoid adalah Datz dan Tigerfish.

Warna tubuhnya adalah kuning keemasan dengan adanya loreng berwarna hitam tiga di seluruh bagian tubuhnya. Sekilas lorengnya ini sangat mirip dengan harimau. Ikan ini berasal dari sungai di Thailand dan juga Indonesia.

Walaupun banyak ditemukan di Indonesia, ikan ini bukanlah jenis ikan yang murah. Kamu bisa membeli Datnoid dengan harga 300 ribu hingga 500 ribu rupiah. Tubuh ikan ini bisa terus membesar hingga ukuran 30 sampai 45 cm.

8. Ikan Palmas

Suka dengan ikan yang memiliki tampilan seperti hewan purba? Kamu bisa memelihara ikan Palmas. Ikan ini berasal dari sungai Nil di Afrika, tetapi di Indonesia juga ada jenis Palmas yang lainnya. Contohnya Palmas senegalus, palmas orna, palmas ansorgii dan masih banyak lainnya.

Walaupun banyak dijual di Indonesia tapi harganya cukup tinggi yaitu 200 hingga 300 ribu rupiah. Tapi kamu bisa mendapatkan harga murah dengan membeli ikan yang masih kecil bisa puluhan ribu saja.

Keunikan yang dimiliki ikan ini adalah adanya sirip pada bagian punggung yang tampak seperti naga. Sedangkan warna dari ikan Palmas seperti bebatuan, mereka juga sering menyamar di habitatnya karena kulitnya tersebut.

9. Ikan Jack Dempsey

ikan hias predator
Image: Ekor9.

Masih sekeluarga dengan ikan Oscar, Jack Dempsey ini seringkali ditemukan di Amerika, khususnya Meksiko dan Honduras. Karakteristiknya adalah wajah dengan bentuk garang dan sifatnya paling agresif.

Nama ikan ini sendiri berasal dari petinju Jack Dempsey. Warna yang dimiliki sangat menarik dan berbeda dengan ikan hias predator lainnya. Warnanya sangat berbagai dari biru, emas, merah muda.

Keunikan yang dimiliki ikan inilah membuat harganya paling mahal dibandingkan predator lainnya. Satu ekor ikan bisa bernilai 500 ribu rupiah hingga jutaan tergantung dengan warnanya.

10. Ikan Red Snakehead

Istilah lain yang digunakan untuk menjuluki ikan ini adalah ikan toman. Ikan ini memiliki habitat di sungai Mekong Thailand dan juga Laos. Di Indonesia, Red Snakehead ditemukan banyak pada daerah kepulauan Bangka Belitung.

Panjang tubuh Red Snakehead bisa mencapai 1,3 meter dan perlu dipelihara di akuarium yang besar. Ikan tomang sangat suka dengan berenang bebas, jadi jangan sampai kamu mencampurkannya dengan jenis ikan lainnya.

Red Snakehead ini dijual dengan harga 85 ribu hingga 100 juta sesuai dengan ukuran dan warna yang dimiliki.

Jika kamu sudah yakin dengan pilihan ikan ini, sebaiknya mulailah untuk mempersiapkan akuarium dan jenis pakan yang tepat. Karena ikan hias predator membutuhkan pemeliharaan yang berbeda dari ikan hias biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *