ikan wader

Ikan Wader: Jenis dan 4 Manfaatnya yang Luar Biasa

Posted on

Ikan WaderIkan air tawar satu ini memang disebut – sebut banyak manfaat. Tak hanya bergizi tinggi, wader juga memiliki jenis serta memiliki penyebaran yang cukup merata.

Misalnya saja, di wilayah kalimantan, Lombok, Bali bahkan sampai ke Filipina. Kini, wader begitu populer. Mulai dari ikan segar hingga dimasak dengan beragam resep. Hasilnya cukup memanjakan lidah.

Terlebih, budidaya ikan wader juga dinilai mudah. Selain tak membutuhkan banyak modal, pengembangan ikan jenis ini cukup menguntungkan. Bagi anda yang berniat mengetahui serba-serbi si ikan air tawar ini, jangan beranjak ya!

Jenis Jenis Ikan Wader

ikan wader
Image: id.wikipedia.org

Memiliki banyak jenis, wader memang cukup terkenal di Indonesia. Setidaknya 100 spesies wader berbeda mendominasi dunia. Berikut penjelasan singkatnya.

Baca Juga  Ikan Koi: Jenis, Harga dan Tips Memeliharanya

1. Wader Bintik Dua

Spesies ini tergolong familiar di kalangan orang Indonesia. Bahkan di berbagai daerah si mungil nan menyehatkan ini mempunyai nama yang cukup unik. Sebagai contoh;

a Beunteur untuk Daerah Sunda

b. Wader , daerah Jawa

c. Tanah atau sepadak, Bengkulu

d. Puyan untuk daerah Banjar

Dan masih banyak lagi sebutan menarik lainnya. Sementara ikan ini dalam bahasa Inggris sering disebut spotted barb maupun common barb.

Ikan jenis wader berbintik dua mempunyai tanda ini dengan ukuran cukup kecil. Untuk ukuran tubuh, wader bisa mencapai 10cm saja. Pantas banyak yang menyebut ikan ini sebagai baby fish. Namun, ternyata ada lho spesies wader dengan ukuran lebih gede, yakni 17 cm.

Umumnya, ikan bakalan lebih besar dan baik pertumbuhannya, jika mendapat asupan gizi juga habitat yang pas. Ikan jenis wader bintik dua banyak ditemukan di area sungai hingga telaga. Spesies ini menyukai perairan yang cenderung lembab namun jernih.

2. Wader Pari

Ikan wader jenis kedua ini biasa disebut lunjar padi, lunjar andong atau Rasbora Argyrotaenia. Sama halnya dengan jenis pertama. Wader pari memiliki sebutan yang berbeda pula di setiap daerah.

a. Cecereh, ikan cere daerah Betawi

b. Paray daerah Sunda

c.Pantao, Seluang untuk daerah Kalimantan

Dan masih banyak sebutan unik lainnya. Namun, di wilayah Malaysia lebih sering disebut Buntung, pondoy atau sejenisnya.

Wader lunjar pari pun mempunyai ukuran mini, maksimal 17 cm. Warna tubuhnya cenderung kuning keemasan di bagian atas. Dan bagian bawah memiliki warna putih. Wader lunjar padi berhabitat di area parit yang tak dalam, telaga hingga sungai berair jernih.

Manfaat Ikan Wader Yang Dinilai Luar Biasa

manfaat ikan wader
Image: id.wikipedia.org

Meski kecil, wader ditengarai memiliki sejumlah gizi yang cukup kompleks. Wader usia dimasak dengan beragam resep, mau digoreng, ditumis hingga juga santan semua sama nikmatnya. Namun, Kira-kira apa ya manfaat si baby fish yang gurih dan nagih ini?

1. Mendongkrak Imunitas

Ikan jenis wader sangat direkomendasikan untuk anak-anak bahkan orang dewasa sekalipun. Memiliki kandungan gizi lengkap mulai dari omega 3, kalsium, mangan, vitamin hingga mineral penting lainnya. Yang mana berguna untuk meningkatkan imun tubuh.

Wader yang diolah secara baik dan betul, maka kandungnya proteinnya dinilai mumpuni. Khususnya untuk memenuhi asupan gizi tubuh anda. Anda mau coba resep wader apa nih?

2. Protein Tinggi

Kandungan protein dalam ikan mungil ini tergolong besar lho sobat. Protein banyak dipakai untuk meningkatkan massa otot. Selain itu, protein dinilai ampuh bagi perkembangan motorik anak.

Wader juga dianggap mampu memenuhi kebutuhan protein Harian Anda dan keluarga Anda. Tahu kan, makan ikan banyak dikampanyekan karena sehat dan juga banyak manfaat.

Ikan jenis wader sungai ini memiliki rasa gurih namun sedikit manis. Dagingnya yang lembut serta khas membuat banyak lidah tergoda. Apalagi jika dicocol sambal ya.

Baca Juga  18 Fakta Ikan Arapaima Yang Disebut Sebagai Ikan Raksasa

3. Tinggi Zat Besi

Dibandingkan dengan ikan jenis lain, ikan wader cenderung tinggi zat besi. Hal ini baik bagi tubuh, karena asupan zat besi bisa didapatkan selain dari daging merah juga kacang-kacangan. Salah satunya si wader ini.

Zat besi dapat diandalkan sebagai pencegah osteoporosis, mencegah anemia sehingga baik untuk pertumbuhan. Konsumsi wader setiap hari bisa dijadikan alternatif tambahan zat besi selain sayur ya sobat.

4. Asam lemak omega-3 Yang Tinggi

Wader memiliki rasa yang legit dan cukup nikmat. Selain itu, asam lemak omega 3 yang ada dalam tubuh wader dinilai lebih tinggi. Bahkan bisa disandingkan dengan kualitas ikan berharga tinggi seperti Salmon.

Apalagi, omega-3 mampu meningkatkan performa syaraf otak anak. Sehingga jangan heran jika si buah hati nantinya makin aktif. Dan yang paling menonjol si kecil bakalan lebih tajam dalam hal ingatan.

Sebetulnya tak hanya ikan wader saja ya Sahabat JH, karena hampir ikan-ikan air tawar maupun laut sangat dianjurkan. Selain terjangkau, makan ikan dinilai lebih sehat ketimbang junkfood maupun fast food. Terlebih, makanan yang diolah sendiri tentu lebih terjamin kehigienisannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *