kucing munchkin

Kucing Munchkin : Fakta, Jenis dan Harganya

Posted on

Kucing Munchkin – Suka dengan peliharaan yang mungil? Kucing Munchkin bisa jadi pilihan yang tepat. Ukurannya memang tidak terlalu kecil tapi jika dibandingkan dengan kucing lainnya Munchkin memiliki ukuran medium.

Secara fisik tampilannya seperti tupai dengan ukuran lebih besar, sangat berbeda dengan kucing domestik lainnya. Kakinya pun pendek seperti anjing Corgi, hanya saja Munchkin tidak memiliki masalah tulang punggung seperti Corgi.

Bagaimana, apakah tertarik untuk memelihara kucing Munchkin? Yuk cek dulu fakta dan cara memeliharanya.

Asal Usul Kucing Munchkin

Asal Usul Kucing Munchkin
Image: munchkincatguide.com

Kaki pendek yang dimiliki Munchkin berasal dari mutasi genetik yang terjadi secara alami, bukan karena pengembangbiakan yang dilakukan oleh manusia. Kucing berkaki pendek pertama kali dikenalkan tahun 1840 oleh seorang dokter hewan.

Munchkin sendiri sempat menghilang keturunannya pada Perang Dunia II, namun muncul kembali tahun 1953 di Stalingrad. Genetika kaki pendek pada Munchkin disebut Autosomal Dominant yang artinya tidak terpengaruh oleh keturunan dan jenis kelamin.

Baca Juga  Steril Kucing: Manfaat dan Kisaran Biayanya

Dalam pengembangbikaannya, Munchkin tidak dikawinkan dengan sesama jenisnya karena anak kucing memiliki risiko mati sangat tinggi. Oleh karena itu pemilik Munchkin biasanya akan mengawinkannya dengan ras kucing domestik lainnya.

Namun hanya ada beberapa anak kucing yang memiliki genetika kuat yang akan memiliki keturunan kaki pendek. Kucing domestik yang dikawinkan dengan Munchkin bisa berbulu panjang atau pendek.

Fakta Kucing Munchkin

Fakta Kucing Munchkin

Memelihara hewan seperti kucing memang menggemaskan, apalagi jika berjenis Munchkin yang pendek. Disisi lain menggemaskannya kucing ini sebagai hewan peliharaan, ada beberapa fakta menarik dari jenis ini.

Kucing yang pertama kali ditemukan di Inggris ini pun telah mendunia bahkan di Indonesia. Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai Munchkin.

1. Munchkin pertama di Amerika bernama Blackberry

Selama abad ke 20 ada banyak sekali kucing berkaki pendek di Inggris dan Rusia, namun belum sampai di Amerika. Hingga pada awal tahun 1980 seorang guru musik bernama Sandra Hockenedel menyelamatkan kucing berkaki pendek sedang hamil.

Kucing tersebut diberikan nama Blackberry dan setelah melahirkan, Sandra memberikan anak kucing kepada temannya Kayu LaFrance. Baru dari situlah ada begitu banyak kucing berkaki pendek yang berkembang biak di halamannya.

2. Tidak ada yang tau asal usul nama Munchkin

Masih belum jelas dari manakah asal nama Munchkin. Kemungkinan namanya berasal dari The Wizard of Oz’s Munchkin. Namun ada dua hal menarik yang saling bertentangan tentang penamaannya.

Yang pertama adalah berasal dari LaFrance yang memberikan nama anak kucing yang didapatkannya Pflueger. Kemudian anak dari Pflueger diberikan nama salah satunya adalah Munchkin.

Ada juga cerita bahwa anak kucing Pflueger diminta untuk tampil di acara Good Morning America. Pada acara tersebut, ditanyakan soal ras dari kucing berkaki pendek tersebut. Kemudian dijawablah dengan cepat nama Munchkin untuk menghormati film dan novel klasik.

3. Kontroversial pengembangbiakan Munchkin

Pada tahun 1991 Munchkin secara formal diperkenalkan kepada khalayak melalui acara televisi mengenai kucing. Acara tersebut disponsori oleh TICA dan diselenggarakan di Madison Square.

Munchkin kemudian menjadi kucing ras baru dan diterima oleh program pengembangbiakan TICA. Hanya saja sentimental publik mengenai kucing tersebut sangatlah tinggi. Banyak yang takut akan bentuk tubuh Munchkin yang dianggap tidak normal.

Padahal para ahli mengatakan tidak ada yang bermasalah dari fisik Munchkin. Hingga saat ini masih banyak yang tidak setuju dengan pengembangbiakan Munchkin karena akan merusak gen mereka.

Baca Juga  9 Fakta Menarik Kucing Caracal, Hewan Asli Afrika

4. Munchkin memiliki banyak motif dan warna

Keunikan pada kucing Munchkin tidak sebatas dari kakinya yang pendek. Karena proses pengembangbikaannya adalah dengan kucing domestik lain maka sangat memungkinkan bagi mereka memiliki motif dan warna beragam.

Bulunya juga bisa panjang dan pendek tergantung dikawinkan dengan kucing jenis apa. Sangat berbeda dengan kucing yang hanya memiliki pilihan warna tertentu. Munchkin banyak disukai karena warnanya sangat lengkap.

5. Kemampuan loncat rendah namun gesit

Karena kakinya yang pendek maka loncatan dari Munchkin sangat terbatas. Mereka tidak bisa loncat ke atas tempat tidur atau rak buku di rumah. Tingkat loncatannya hanya sebatas panjang kakinya saja.

Walaupun kemampuan loncatannya rendah, tetapi soal kecepatan mereka ahlinya. Mereka memiliki kaki yang sangat kuat untuk meningkatkan kecepatan saat berlari. Mereka bisa lebih kuat dalam hal berlari dibandingkan kucing domestik lainnya.

6. Memiliki panjang kaki berbeda

Walaupun disebut berkaki pendek, tetapi tidak semua Munchkin memiliki kaki pendek berukuran sama. Panjang kaki bervariasi tergantung pengembangbiakannya. Dalam kategori normal panjang kaki bisa seperti kucing biasa.

Namun ada juga kucing yang memiliki kaki super pendek dan disebut sebagai ‘’rug hugger’’.

7. Tampak seperti kucing kecil

Sepanjang hidupnya, Munchkin tampak seperti kucing kecil atau anakan. Tentu saja ini disebabkan karena kakinya yang sangat pendek. Fakta ini justru membuat Munchkin sangat disukai karena bentuknya mungil.

Siapa saja yang suka dengan anakan kucing bisa memilih Munchkin sebagai peliharaannya. Namun perlu memperhatikan juga soal pengembangbiakannya.

Jenis-Jenis Kucing Munchkin

Jenis-Jenis Kucing Munchkin
Image: munchkincatguide.com

Seperti yang dijelaskan bahwa ada begitu banyak corak dan warna yang dimiliki oleh Munchkin. Corak dan warna ini disebabkan hasil persilangannya dengan kucing lain. Oleh karena itu anak-anak merupakan jenis-jenis Munchkin yang baru.

Adapun beberapa dari jenis Munchkin yang telah ada adalah sebagai berikut :

1. Munchkin Skookum

Jenis yang satu ini adalah persilangan antara Munchkin dengan kucing LaPerm yakni kucing domestik dengan bulu keriting. Bulunya sedikit panjang tetapi keriting dan menghasilkan Munchkin Skookum.

2. Lambkin

Disebut sebagai Lambkin karena bulunya keriting tebal seperti domba. Lambkin adalah hasil persilangan antara Munchkin dengan kucing Selkirk.

3. Kinkalow

Kinkalaow adalah jenis kucing yang pedek dengan bulu tidak terlalu panjang. Keunikannya terdapat pada telinganya yang melengkung. Jenis ini adalah hasil persilangan antara Munchkin dengan American Curl.

4. Bambino

Disebut juga dengan Minskin kucing ini tidak memiliki bulu. Satu-satunya kucing ras asli di dunia yang tidak memiliki bulu adalah Sphynx. Perawatan Minskin dan Bambino ini sangat tinggi karena tidak boleh terekspos sinar matahari terlalu sering.

Baca Juga  6 Penyebab Kucing Tidak Mau Makan dan Cara Mengatasinya

5. Napoleon

Merupakan jenis Munchkin yang paling banyak karena mudah dalam proses perkawinannya. Napoleon berasal dari persilangan Munchkin dengan kucing persia.

6. Genetta

Suka dengan kucing mungil yang memiliki motif totol seperti macan? Genetta bisa menjadi pilihannya yang merupakan hasil persilangan dengan Bengal. Sifatnya lebih jinak, tidak terlalu galak seperti bengal.

7. Scottish Kilts

Jika Kinkalow memiliki telinga yang melengkung keluar, berbeda dengan Scottish Kilts yang telinganya justru melengkung ke depan. Merupakan persilangan antara kucing Munchkin dan Scottish Fold.

Karakter dan Sifat Kucing Munchkin

Munchkin dapat hidup 12 hingga 15 tahun, rata-rata berat kucing ini adalah 6 hingga 9 ponds. Sifat dan karakter kucing ini tergolong sangat aktif dan mudah untuk dilatih. Mereka sangat merespon dari perintah sama seperti anjing.

Kemampuan yang dimiliki Munchkin ini karena mereka memiliki karakter percaya diri dan pintar. Mereka adalah jenis kucing indoor dan tergolong tepat sebagai peliharaan keluarga. Mereka sangat manis dan suka bermain dengan manusia.

Kebiasaan kucing yang memperlihatkan mood dari ekornya pun dimiliki oleh Munchkin. Tingkat kepintaran kucing ini cukup tinggi khususnya dalam menemukan benda berkilau. Munchkin terkenal sangat suka menyembunyikan benda-benda berkilau seperti harta karun.

Rasa penasaran yang dimiliki Munchkin pun sangat tinggi, mereka tidak mudah puas seperti kucing lainnya bahkan tidak pemalu. Ketika mereka sedang berkonsentrasi untuk menerkam sebuah objek, maka kaki belakangnya akan disembunyikan tampak seperti kelinci.

Disebut sebagai kucing yang sangat manis karena suka berdekatan dengan manusia bahkan hewan lain seperti anjing dan burung. Mereka tidak pernah menolak untuk disayang dan selalu tidur disamping manusia untuk merasakan kehangatan dan aman.

Cara Merawat Kucing Munchkin

Cara Merawat Kucing Munchkin

Ada begitu banyak tempat jual kucing Munchkin, tapi memilih jenis yang tepat dan kesehatannya adalah prioritas. Dalam memilih Munchkin yang sudah dewasa perlu tahu asal usulnya terlebih dahulu.

Mulai dari jenis apa orang tuanya, apakah sudah vaksin dan apa saja pakan yang diberikan. Memilih kucing paling mudah ketika mereka masih kecil, sehingga bisa lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.

Perhatikan juga soal kesehatan mereka sebelum mengadopsi. Seperti apakah memiliki kulit bebas jamur dan kutu, telinga dan bulu yang sehat. Akan lebih baik mengadopsi Munchkin langsung dari peternak bukan pasar hewan.

Selesai memilih kucing Munchkin untuk diadopsi selanjutnya adalah mengenali bagaimana cara perawatannya. Munchkin memang mudah dipelihara namun juga harus dengan cara yang tepat. Perawatannya tidak bisa disamakan dengan kucing domestik di Indonesia.

1. Tempat tinggal Munchkin

Perawatan yang pertama harus diperhatikan adalah tempat tinggal. Kucing indoor ini membutuhkan kandang yang dilengkapi peralatan lainnya. Kandang jangan diletakkan di luar ruangan, sebaiknya di dalam rumah atau tempat teduh.

Tempat tinggal yang memadai harus disediakan seperti kotak berisi pasir untuk kotoran kucing serta serokan pasir. Siapkan juga tempat minum dan makan yang terpisah jauh dari kotak pasir.

Pastikan tempat tinggal mereka selalu bersih, bisa dibersihkan setiap hari. Jangan kurung kucing setiap hari di kandang. Mereka butuh arena bermain jadi sebaiknya biarkan mereka berkeliling di area dalam rumah.

Makan dan minuman harus disediakan terus menerus. Mereka adalah hewan yang makan secara rutin. Tapi bisa juga membiasakan memberi makan pada jam tertentu secara rutin untuk menghindari obesitas. Tapi untuk air minum harus tersedia terus menerus dan air matang.

2. Merawat anak Munchkin

Jika mengadopsi anakan Munchkin sebaiknya tunggu hingga mereka berusia tiga atau empat bulan sampai terlepas dari susu ibunya. Biasanya mereka sudah bisa makan makanan kering atau lunak sendiri.

Karena masih dalam pertumbuhan, perawatan anakan Munchkin yang perlu diperhatikan adalah asupan gizinya. Mereka membutuhkan gizi dua kali lipat dari kucing dewasa. Pilih jenis makanan khusus kitten yang kandungan gizinya lebih banyak.

Pemberian pakan kitten bisa sampai mereka berusia satu tahun. Jika pakannya tidak cocok, cobalah untuk menggantinya tetapi secara perlahan. Campurkan pakan lama dan baru sampai mereka cocok dan tidak diare.

3. Makanan Munchkin

Soal makanan, Munchkin dewasa tidak berbeda dengan kucing ras lainnya. Hindari pemberian nasi ikan karena akan membuat bulu mereka rontok. Apalagi jenis Munchkin Napoleon yang bulunya panjang.

Makanan kering diberikan karena kandungan protein, lemak, karbohidratnya sudah sangat mencukupi. Jika ingin bulu mereka bagus berikan pakan yang mahal seperti Royal Canin atau Science Diet.

Sesekali memberikan makanan lunak kepada Munchkin bukan suatu masalah. Mereka akan suka dan menantinya, tapi jangan jadikan ini kebiasaan setiap hari karena akan merusak gigi kucing.

Takaran sajian untuk kucing anakan untuk makanan kering adalah 5 gram setiap kali diberikan. Jumlahnya bisa lima kali sehari. Sedangkan untuk kucing dewasa umur 6 bulanan harus ditingkatkan yaitu 30 gram yang diberikan tiga kali sehari.

Penambahan kucing dewasa setelah satu tahun disesuaikan bentuk tubuhnya. Jika mereka bertubuh cukup maka tambahkan sedikit saja. Pemberiannya juga bisa tiga atau empat kali sehari. Pastikan juga mereka memiliki banyak gerak supaya tidak kegemukan.

Baca Juga  Tidak Sulit, Ini 7 Cara Memandikan Kucing Dengan Benar

4. Cara Memandikan Munchkin

Memandikan kucing bisa dilakukan sendiri atau diserahkan ke petshop untuk grooming. Jika ingin memandikan sendiri waktu yang tepat adalah pagi hari sehingga mereka tidak kedinginan. Jika memandikan kucing kecil sebaiknya menggunakan air hangat.

Waktu memandikan bukan setiap hari, kucing bisa dimandikan satu atau dua minggu sekali. Memandikan kucing sangat penting untuk menjaga kulit mereka dari jamur dan kutu. Mandi membuat kucing berbulu panjang tidak kusut.

Jika rutin mengajak jalan-jalan si kucing maka rutinitas mandi tidak boleh dilewatkan. Jika memandikan di pet shop biasanya menghabiskan biaya mulai dari 40 ribu rupiah. Tapi bisa juga memandikan sendiri di rumah.

Pastikan saja peralatan mandi kucing lengkap, dari shampo khusus kucing, blower, handuk, sisir, kandang kecil untuk mengeringkan bulu, kapas, cotton buds, dan baby oil serta gunting kuku.

Cara memandikan kucing bisa dimulai dengan membersihkan kotoran pada telinga mereka menggunakan baby oil dan cotton buds. Setelah bersih potong kuku kucing hanya bagian ujung saja. Jangan sampai mengenai membran pada kuku.

Sisir terlebih dahulu bulu kucing sebelum memandikan agar tidak kusut. Tutup lubang telinga dengan kapas agar air tidak masuk. Jika ada bulu yang gimbal bisa dipotong agar tidak menimbulkan jamur. Bagi kucing yang berjamur atau memiliki kutu bisa menggunakan shampo khusus.

Siapkan air hangat jika memandikan di musim penghujan. Baru semprotkan air ke tubuh Munchkin dan pastikan semua bulu terbasahi. Kemudian gosok bulu menggunakan shampo hingga merata. Bilas kucing dengan air hingga tidak tertinggal shampo.

Keringkan dengan handuk, jika ingin hemat bisa menggunakan kanebo. Setelah setengah kering memasukan kucing ke dalam kandang kemudian gunakan blower untuk mengeringkan bulu mereka.

Setelah bulu kering, sisir bulu kucing hingga halus dan jika ingin wangi bisa semprotkan pewangi kucing khusus.

5. Pengecekan kesehatan rutin

Kesehatan Munchkin adalah prioritas jika ingin mereka berumur panjang. Bagi Munchkin yang berumur masih empat bulanan bisa diberikan vaksin pertama. Kemudian setelah mereka berumur satu tahun bisa diberikan vaksin kembali sekaligus dengan rabies.

Vaksin perlu diulangi setiap tahunnya agar kekebalan tubuh kucing terhadap virus lebih baik. Munchkin sendiri termasuk kucing yang memiliki daya tahan tubuh yang baik. Namun ada beberapa penyakit yang seringkali menyerang seperti :

– Penyakit pada saluran kemih yang disebabkan Munchkin jantan tidak kawin dan mendapatkan pakan buruk. Penyakit ini membuat kucing tidak dapat mengeluarkan urine karena tersumbat.

– Pankreatitis, adanya infeksi pada pankreas.

– Hipertiroidisme, ketidakseimbangan hormon pada kucing.

– Limfosarkoma., penyakit kanker yang biasanya menyerang kucing dan anjing.

– Uremia, penyakit pada ginjal.

Ketika kucing sudah divaksin, otomatis mereka akan kebal terhadap beberapa virus yang sering menyebar. Misalnya flu kucing, panleukimia, dan lain sebagainya. Jangan sampai terlambat vaksin karena sangat perlu untuk kesehatan mereka.

6. Perawatan sehari-hari

Bagi pemilik kucing perawatan sehari-hari mereka harus terus diperhatikan. Bukan hanya soal kebersihan tempat dan kenyamanan ruangan tetapi juga menjaga agar mereka senang. Bagi kucing baru biasanya mereka akan sedikit pemalu dan mencari tempat bersembunyi.

Namun hal tersebut hanya akan berlangsung beberapa hari saja. Karena Munchkin adalah tipe kucing pemberani, mereka tidak akan sungkan berkenalan dengan hewan peliharaan lainnya.

Ajaklah kucing bermain setiap hari dalam beberapa jam. Sesekali ajaklah keluar berjalan-jalan agar mereka terkena sinar matahari pagi dan tetap sehat. Mereka tetap membutuhkan udara segar, kecuali memiliki halaman belakang rumah sehingga kucing bisa keluar sendiri.

Baik itu Munchkin berbulu pendek atau panjang, sisir bulu mereka agar tidak kusut. Menyisir bulu adalah kegiatan yang menyenangkan bagi mereka. Bagi pemilik ini adalah kegiatan yang untuk memperhatikan kesehatan bulu dan kulit Munchkin.

Berikanlah vitamin kucing pada saat daya tahan tubuh mereka melemah atau saat sedang musim virus. Biasanya musim virus akan muncul seiring dengan musim penghujan. Virus yang sering mengganggu kesehatan adalah flu kucing.

Harga Kucing Munchkin

Harga Kucing Munchkin
Image: munchkincatguide.com

Sudah mantap untuk mengadopsi hewan? Pikirkan tanggung jawabnya seperti ketika memiliki anak. Kucing adalah hewan peliharaan yang hidup di dalam rumah. Otomatis mempersiapkan rumah yang layak bagi mereka sangat penting.

Siapkan juga waktu luang setiap hari untuk bermain. Mereka akan merasa kesepian jika sang pemilik cuek atau tidak memedulikan. Hal ini juga bisa menjadi salah satu sumber penyakit mereka.

Ingat juga bahwa Munchkin seperti kucing lainnya yaitu hewan malam. Jika ingin mengajak mereka tidur saat malam bersiaplah untuk susah tidur, apalagi jika mengadopsi kucing jantan. Perkirakan juga apakah nantinya ingin mengawinkan Munchkin.

Proses pengembangbiakannya tidak terlalu mudah mengingat mereka harus dikawinkan dengan ras kucing lainnya. Namun jika sudah siap, bisa mendatangi shelter kucing atau datang ke peternak kucing langsung.

Harga kucing Munchkin berbeda-beda sesuai dengan umur, jenis kelamin dan jenisnya. Rata-rata Munchkin betina harganya lebih mahal dibandingkan Munchkin jantan.

Baca Juga  Ini 10 Fakta Unik Kucing Calico yang Jarang Diketahui

Siap-siap saja untuk mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk mendapatkannya. Berikut ini perkiraan harga Munchkin per ekornya di Indonesia.

Munchkin Jantan berumur 4 bulan mulai dari 4 juta rupiah.

Munchkin Betina berumur 8 bulan mulai dari 7 juta rupiah.

Munchkin Kitten berumur 2,5 bulan mulai dari 5 juta rupiah.

Munchkin Napoleon berumur 2 tahun mulai dari 7 juta rupiah.

Munchkin Kinkalow berumur 4 bulan mulai dari 10 juta rupiah.

Munchkin Shorthair 3 bulan mulai dari 7 juta rupiah.

Munchkin Bulu Eksotik umur 1 tahun mulai dari 13 juta rupiah.

Mencari peternakan Munchkin di Indonesia tergolong tidak mudah, karena tempat yang bersertifikasi masih jarang. Karena harganya yang sangat mahal, para pemilik kucing nantinya akan mendapat sertifikat sebagai bukti kucing tersebut asli.

Bisa dibilang juga sertifikat tersebut sama seperti akte kelahiran kucing. Jika ingin membeli yang asli bisa melalui organisasi internasional seperti FIFe, ICA atau CFA. Melalui web aslinya bisa langsung dilihat review dari berbagai macam kucing ras termasuk Munchkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *