in

Cara Merawat Ukuran Ikan Cupang Kecil Menjadi Besar

ukurna ikan cupang

Ukuran Ikan Cupang – Ikan cupang adalah salah satu jenis ikan hias yang paling mudah untuk dipelihara. Bahkan budidaya ikan cupang ini juga tidak membutuhkan tempat yang luas dan juga modal yang banyak. Hal ini karena ukuran ikan cupang yang tergolong sebagai salah satu ikan hias yang kecil.

Dengan begitu tentu saja kita bisa dengan mudah membudidayakan ikan cupang sendiri di rumah. Ikan cupang merupakan jenis ikan hias air tawar yang ada di daerah tropis. Ikan cupang ini banyak ditemukan di kawasan perairan Asia Tenggara, termasuk juga di Indonesia salah satunya.

Jika di alam bebas, ikan cupang ini hidup dengan cara bergerombol atau berkelompok. Dimana habitat asli dari ikan cupang adalah di rawa, di sungai atau danau dengan arus yang tenang.

Salah satu hal yang istimewa dari ikan cupang adalah walaupun ukuran ikan cupang ini tergolong sangat kecil, namun mereka memiliki daya tahan hidup yang lama. Bahkan ikan cupang ini bisa hidup di dalam lingkungan air yang sangat minim terhadap oksigen.

Ikan cupang juga bisa kita pelihara di dalam toples kecil. Hal ini karena di balik ukuran ikan cupang yang kecil, mereka mempunyai rongga labirin yang mirip seperti paru-paru dari manusia. Labirin inilah yang bisa membuat ikan cupang bertahan lama di lingkungan yang minim oksigen.

Cara Merawat Ukuran Ikan Cupang Kecil Agar Menjadi Besar 

ikan cupang marble
Image: Flickr

Budidaya atau ternak ikan cupang saat ini sangat populer, apalagi di Indonesia saat ini sedang menjalani masa new normal. Dimana semua aktivitas yang dilakukan di luar rumah harus dibatasi. Semua aktivitas harus dilakukan dari rumah.

Karena itu tentu saja kita harus berpikir memutar otak ingin mengisi waktu luang di dalam rumah tersebut dengan kegiatan apa.

Nah untuk mengisi waktu kosong di rumah aja ini kenapa anda tidak berpikiran untuk budidaya atau merawat ikan cupang? Terlebih lagi budidaya ikan cupang ini tergolong gampang-gampang susah.  

Kita tidak membutuhkan lahan khusus atau lahan berukuran besar untuk bisa membudidayakan ikan cupang ini. Karena dengan memiliki lahan kecil di sekitar rumah saja kita sudah bisa mulai berbisnis budidaya ikan cupang.

Keuntungan Ternak Cupang Di Rumah

Perbedaan Jenis Ikan Cupang Marble
Image: Flickr

Bisa dikatakan bahwa bisnis ikan hias atau ikan cupang ini menjadi salah satu ide bisnis yang sangat menjanjikan yang bisa kita coba selama masa pandemi seperti saat ini. Untuk bisa memulai budidaya ikan cupang ini kita tidak membutuhkan modal yang banyak untuk mendapatkan bibit dan juga membuat lokasi usaha.

Hal ini karena harga bibit ikan cupang yang tidak terlalu mahal, dimana perkiraan kita hanya membutuhkan dana 1 juta saja untuk bisa mendapatkan benih ikan cupang sebanyak 4000 ekor. Sementara untuk harga jual dari ikan cupang saat panen bisa mencapai 1.500 setiap ekor dalam waktu dua bulan saja.

Lalu untuk estimasi harga pakan ikan cupang adalah rata-rata 600.000 untuk 4000 bibit yang kita pelihara tersebut dari awal diternak hingga mencapai waktu panen. Dimana jika dikalkulasikan modal dan juga hasil yang akan kita dapatkan adalah tiga kali lipat dalam kurun waktu 2 bulan saja.

Baca Juga  7 Cara Memelihara Ikan Cupang Dengan Mudah dan Benar

Selain itu, untuk budidaya atau ternak ikan cupang ini tidak memerlukan kolam yang sangat luas. mengingat ukuran ikan cupang yang tidak terlalu besar, jadi pada dasarnya bibit bisa kita masukan ke dalam botol bekas dengan diameter 8,5 cm.

Lalu apa saja sih keuntungan bisnis budidaya ikan cupang ini? Nah dibawah ini sudah saya jabarkan secara lengkap terkait apa saja keuntungan budidaya ikan cupang yang mungkin bisa semakin meyakinkan anda untuk memulai usaha ini.

1. Ikan Cupang Kuat Tahan banting

Keuntungan budidaya usaha ikan cupang yang pertama adalah ikan cupang termasuk dalam jenis ikan hias yang tahan banting. Ikan cupang ini bisa kita pelihara di dalam akuarium yang tidak dilengkapi dengan aerator.

Atau jika dijelaskan, ikan cupang ini dapat bertahan dalam kondisi air yang sangat minim dengan oksigen.

2. Mendapatkan Keuntungan Yang Berlipat

Seperti yang sudah saya jabarkan diatas bahwa kita hanya membutuhkan modal yang minim untuk melakukan budidaya ternak cupang ini. Dimana harga bibit ikan cupang yang sangat murah, ditambah lagi ikan cupang bisa ditempatkan di sembarang tempat tentu saja menjadi keuntungan tersendiri.

Setidaknya kita bisa mendapatkan keuntungan hingga 3 kali lipat dari modal yang kita keluarkan untuk membeli bibit ikan cupang dan juga membeli makanan untuk ikan cupang.

3. Bisa Dikerjakan Santai

Keuntungan terakhir yang bisa kita dapatkan jika kita memilih untuk bisnis dan juga budidaya ikan cupang adalah kita bisa mengerjakan usaha ini dengan santai. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa ikan cupang adalah ikan yang tahan banting.

Dengan sifatnya yang kuat dan tahan banting tersebut tentu saja kita bisa dengan mudah dan santai merawat ikan cupang ini.

Cara Merawat dan Budidaya Ikan Cupang Agar Menghasilkan

cara merawat ikan cupang
Image: Flickr

Setelah mengetahui beberapa keuntungan dari budidaya dan bisnis ikan cupang, tentu saja saatnya kita mengetahui bersama-sama tentang bagaimana sih cara budidaya ikan cupang ini.

Hal ini karena walaupun kita bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda. Namun jika kita tidak bisa membudidayakan ikan cupang dengan benar tentu saja kita tidak akan bisa memaksimalkan keuntungan yang kita dapatkan dari budidaya ikan cupang ini.

Nah untuk anda yang ingin mengetahui bagaimana cara budidaya ikan cupang mulai dari ukuran ikan cupang yang masih menjadi bibit hingga siap dipanen, berikut sudah saya tuliskan langkah-langkah dan juga cara budidaya ikan cupang dengan mudah.

1. Memilih Indukan Ikan Cupang

Langkah pertama yang harus kita lakukan dan juga kita persiapkan untuk membudidayakan ikan cupang agar menghasilkan tentu saja adalah kita harus bisa memilih indukan ikan cupang. Kita harus bisa mencari bibit atau memilih indukan ikan cupang yang berkualitas.

Sangat dianjurkan jika indukan ikan cupang ini berasal dari ikan cupang keturunan unggul dengan kondisi yang segar, bebas dari penyakit dan juga cacat bawaan.

Dalam memilih indukan ikan cupang tentu saja berbeda-beda dari kelamin yang jantan hingga kelamin betinanya. Untuk memilih indukan ikan cupang pastikan anda harus memilih ikan cupang jantan yang lincah, dengan sirip dan ekor yang mengembang, memiliki warna yang cerah serta mempunyai ukuran ikan cupang yang lebih besar.

Sementara untuk indukan betina, pastikan anda harus bisa memilih ikan cupang betina dengan syarat memiliki pergerakan yang lambat, dengan ekor dan juga sirip yang lebih pendek, warna yang kusam dengan ukuran ikan cupang yang lebih kecil.

Selanjutnya, sebelum proses perkawinan tentu saja anda juga harus memastikan apakah indukan jantan dan juga indukan betina berada di dalam fase yang sudah matang gonad atau sudah siap kawin. Berikut dibawah ini adalah beberapa ciri-ciri indukan ikan cupang yang siap untuk kita kawinkan.

Ukuran Ikan Cupang Jantan Yang Siap Dikawinkan:

  • Berusia 4 sampai 8 bulan
  • Memiliki ukuran tubuh yang panjang
  • Memiliki warna yang terang dan juga sirip yang panjang
  • Gerakan yang lincah sekaligus agresif

Ukuran Ikan Cupang Betina Yang Siap Dikawinkan:

  • Berusia 3 sampai 4 bulan
  • Memiliki bentuk badan yang membulat dengan perut yang membuncit
  • Memiliki warna yang kusam dan tidak menarik dengan sirip yang pendek
  • Gerakan ikan cupang yang lambat

2. Persiapan Perkawinan Ikan Cupang

Setelah persiapan untuk budidaya ikan cupang yang sebelumnya sudah saya jelaskan selesai, saatnya kita akan memasuki proses selanjutnya yaitu persiapan perkawinan ikan cupang.

Sebelum anda mengawinkan ikan cupang, sebaiknya anda siapkan dulu tempat atau akuarium. Jika anda tidak memiliki akuarium, anda bisa menggunakan baskom dengan ukuran paling tidak 20x20x20 cm. Anda juga harus menyediakan gelas plastik yang akan menjadi tempat untuk ikan cupang kelamin betina.

Yang terakhir adalah anda siapkan juga beberapa tumbuhan air misalnya seperti kiambang. Dimana dalam sekali proses kawin ikan cupang ini bisa menghasilkan hingga 1000 butir ikan cupang. Setelah pembuahan, telur-telur tadi bisa menetas dalam kurun waktu 1 hari saja.

Menurut pengalaman dari orang yang sudah membudidayakan ikan cupang, tingkat kematian dari benih ikan cupang ini sangat tinggi. Dimana dalam sekali kawin ikan yang bisa dipanen paling banyak hanya 50 ekor saja.

Indukan jantan bisa kawin sampai 8 kali dalam waktu 3 minggu. Sementara untuk indukan cupang betina hanya bisa kawin satu kali saja dalam satu minggu.

Jika kita tetap memaksa mengawinkan ikan betina, maka bisa-bisa terjadi penurunan keragaman jenis kelamin di hasil perkawinan. Dimana hasilnya hanya akan menghasilkan anakan ikan cupang yang didominasi oleh kelamin betina.

3. Langkah Perkawinan Ikan Cupang

Setelah anda selesai menyiapkan proses sebelum perkawinan, selanjutnya anda harus tahu tentang bagaimana langkah-langkah perkawinan ikan cupang.

Untuk anda yang sudah menyiapkan semua proses pre pemijahan ikan cupang. Berikut adalah beberapa tahapan yang harus anda lakukan untuk mengawinkan ikan cupang.

  • Mengisi Air Untuk Perkawinan

Langkah pertama tentu saja anda harus mengisi air bersih dengan ketinggian 10 sampai 15 cm di dalam wadah yang akan anda gunakan untuk tempat perkawinan ikan cupang. Sangat dianjurkan jika anda menggunakan air tanah atau air sungai dengan tingkat kejernihan yang tinggi.

Selanjutnya anda endapkan air yang akan anda masukkan. Setidaknya anda harus mengendapkan air tersebut selama satu malam.

Hindari menggunakan air PAM yang berbau dan juga mengandung kaporit atau air mineral dalam kemasan.

  • Tambahkan Tanaman Air

Berikutnya anda harus menambahkan beberapa tanaman air. Dimana anda bisa memasukkan tanaman air ke dalam wadah dari tempat perkawinan ikan cupang. Dimana tanaman air ini bisa menjadi tempat untuk berlindung dari para burayak agar bisa bertahan hidup.

Pastikan juga bahwa penempatan dari tanaman laut ini tidak terlalu padat. Karena jika penempatan tanaman air ini terlalu padat berpotensi untuk mengambil oksigen yang terlarut di dalam air wadah ikan cupang.

  • Masukkan Ikan Cupang Jantan

Setelah itu anda bisa memasukkan ikan jantan yang sudah memenuhi syarat ukuran ikan cupang jantan yang siap kawin. Masukkan ikan cupang jantan tersebut ke dalam wadah atau tempat perkawinan. Biarkan selama satu hari mereka berada di dalam wadah tersebut.

Ikan cupang jantan ini akan membuat gelembung udara yang akan digunakan untuk menjadi tempat penyimpanan telur-telur yang sudah berhasil dibuahi.

Untuk bisa memancing ikan jantan agar mau membuat gelembung, anda bisa memasukkan ikan cupang kelamin betina namun harus anda pisahkan. Caranya sebenarnya sangat mudah yaitu dengan cara memasukan ikan cupang betina ke dalam wadah gelas plastik bening, kemudian benamkan di dalam akuarium yang berisi ikan cupang jantan tersebut.

  • Masukkan Ikan Cupang Betina

Sesudah gelembung-gelembung mulai terlihat dari dalam akuarium, baru anda bisa mulai memasukan ikan cupang betina ke dalam akuarium yang berisi ikan cupang jantan tersebut. 

Biasanya waktu perkawinan akan terjadi dan berlangsung mulai pukul 7 sampai 10 pagi, atau juga bisa terjadi pukul 4 sampai 6 sore.

Selama proses perkawinan ini, pastikan anda harus menutup wadah dengan menggunakan koran atau anda bisa menyimpan wadah tempat perkawinan ikan tersebut di tempat yang terhindar dari kebisingan dan juga hilir manusia. Hal ini karena ikan cupang akan berubah menjadi sensitif ketika mereka kawin.

  • Pisahkan Ikan Cupang Betina Dengan Ikan Cupang Jantan

Selanjutnya setelah proses perkawinan selesai terjadi, lebih baik anda langsung mengangkat indukan ikan cupang betina hal ini karena ikan cupang jantan yang akan bertanggung jawab untuk menjaga dan juga membesarkan burayak cupang.

Indukan jantan nantinya akan memunguti telur yang telah berhasil dibuahi dengan menggunakan mulut kemudian diletakan pada gelembung-gelembung yang sudah mereka buat sebelumnya.

Apabila kita tidak memisahkan betina dari cupang jantan, maka berpotensi telur-telur yang sudah selesai dibuahi tersebut akan dimakan oleh ikan cupang betina.

  • Penetasan Telur

Selanjutnya dalam waktu kurang lebih satu hari, telur-telur hasil pembuahan ikan cupang jantan dan ikan cupang betina akan berubah menjadi burayak. Dimana dalam waktu 3 hari selanjutnya kita tidak perlu lagi memberikan pakan-pakan untuk burayak. Hal ini karena masih ada beberapa sisa nutrisi yang terdapat dari dalam telur.

Selain itu ikan cupang jantan juga akan puasa selama mereka menjaga burayak agar tidak mati, hal ini karena ukuran ikan cupang saat masih menjadi burayak sangat kecil sehingga rentan sekali mengalami kematian.

Setelah 3 hari terhitung telur menetas, anda harus memberikan kutu air untuk burayak. Jangan memberikan makanan terlalu banyak karena jika terlalu banyak, sisa-sisa makanan yang tidak dimakan akan mengotori air di dalam akuarium sehingga membuat banyak burayak yang mati.

  • Pindahkan Ke Tempat yang Sudah Disiapkan

Langkah terakhir adalah anda harus memindahkan burayak-burayak tersebut dari akuarium setelah burayak sudah berusia 2 minggu sejak telur menetas.

Anda harus bisa memindahkan burayak di tempat yang jauh lebih luas dan berikan mereka larva atau kutu air dengan ukuran yang lebih besar.

Setelah 1,5 bulan anda sudah bisa memanen dan memilih ikan cupang berdasarkan jenis kelamin dari ikan cupang tersebut kemudian anda pisahkan ikan-ikan tadi ke dalam wadah yang lebih besar lagi.

Written by Jendela Hewan

Situs informasi terlengkap mengenai dunia hewan yang ada di indonesia, menjelaskan secara detail mengenai hewan baik dari segi makanan dan tempat hidup.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0
ikan buntal air tawar

Ikan Buntal Air Tawar : Jenis dan Cara Merawatnya

anjing siberian husky

Anjing Siberian Husky : Ciri, Perawatan, Cara Mengawinkan